Sembari mesin gacha di ruang celestial mulai berputar dengan suara menderu, di dimensi realita, sebuah drama lain tengah mendaki lereng pegunungan.Di kaki gunung yang terjal, di bawah bayang-bayang kekuasaan Desa Parombunan, nampak sesosok kecil yang berjalan tertatih. Uteh Bongko, pelayan setia Uli Sinaga, melangkah dengan napas yang memburu. Matanya sembab, menatap puncak gunung dengan perasaan campur aduk antara benci, ragu, dan putus asa."Mengapa..." bisiknya pada angin gunung.Pikirannya terus berputar pada ketidakadilan yang menimpa nona mudanya. Uli Sinaga, sosok yang ia kenal begitu penyayang, kini dicap sebagai pembawa sial atau bahkan orang jahat oleh warga Sibalga. Hanya karena keluarga Simamora telah hancur, harga diri Nona Muda diinjak-injak. Apakah kehancuran sebuah klan adalah kesalahan seorang wanita yang bahkan tidak memegang senjata? Sungguh keterlaluan!Namun yang lebih menyakitkan adalah pengkhianatan dari darah dagingnya sendiri. Tuan Besar Sinaga dengan tega me
최신 업데이트 : 2026-02-08 더 보기