Langit di atas Duchy Mountford tampak muram, seolah-olah awan kelabu yang menggantung rendah sengaja datang untuk menyaksikan upacara penyerahan jiwa seorang putri bangsawan. kastil utama yang megah itu kini dipenuhi oleh aroma lilin wangi dan bunga-bunga yang dipetik segar, namun bagi Elizabeth, segala kemewahan itu tak lebih dari sekadar dekorasi pemakaman bagi masa depannya.Di foyer utama, seluruh pelayan senior berdiri berjejer dengan kepala menunduk. Duke Mountford berdiri di barisan paling depan, sosoknya menjulang dengan keangkuhan yang tak tergoyahkan. Di sampingnya, Caesar berdiri dengan wajah kaku, matanya sesekali melirik ke arah adiknya.Elizabeth berdiri di antara mereka, mengenakan gaun sutra berwarna biru pucat yang senada dengan warna matanya yang kini redup. Ia tidak lagi bersuara. Wanita itu hanya berdiri di sana, menyerupai patung yang indah namun hampa. Di dalam benaknya, hanya ada satu pikiran yang berulang seperti kutukan, Rowan sudah mati. Segalanya sudah be
Baca selengkapnya