Suara terompet emas yang ditiupkan dari arah balkon seketika menghentikan seluruh dengung percakapan di dalam Aula Utama Istana. Alunan musik klasik terhenti. Ratusan bangsawan, ksatria, dan menteri yang hadir serentak menghentikan aktivitas mereka, merapikan postur tubuh, dan memutar tumit untuk menghadap ke arah pintu ganda raksasa di ujung ruangan yang dilapisi emas."Matahari Kekaisaran, Yang Mulia Kaisar Lucian, beserta Bulan Kekaisaran, Yang Mulia Permaisuri Sienna, memasuki aula!"Seruan lantang dari kepala petugas istana itu menggema ke setiap sudut ruangan. Bersamaan dengan itu, pintu ganda terbuka lebar. Seluruh hadirin di dalam ruangan itu serentak menundukkan kepala mereka dalam-dalam, memberikan penghormatan tertinggi saat sepasang penguasa benua utara itu melangkah masuk.Kaisar Lucian tampak luar biasa mengintimidasi namun memukau dalam balutan seragam militer hitam legamnya, jubah merah marunnya menyapu karpet dengan setiap langkahnya yang penuh kuasa. Di sisinya, t
Baca selengkapnya