Share

BAB 361

Author: Rainina
last update publish date: 2026-05-04 15:00:13

Hantaman keras dari tongkat besi itu mendarat telak di kepala bagian belakang Rowan.

Rasa sakit yang luar biasa hebat seketika meledak di tengkoraknya. Pandangan Rowan mendadak memutih, duunia di sekelilingnya berputar dengan cepat. 

Darah segar seketika mengalir deras dari kepala Rowan, membasahi kerah kemejanya. Pertahanan kakinya runtu

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 363

    Cahaya matahari pagi yang cerah telah sepenuhnya menerangi kamar tidur utama kekaisaran.Di depan cermin berukuran besar yang berada di ruangan itu, sepasang penguasa benua utara itu telah berdiri dengan penampilan yang sempurna.Sienna tampak luar biasa anggun dalam balutan gaun sutra formal berwarna biru safir dengan sulaman benang emas, sementara rambut pirangnya telah ditata rapi ke atas oleh para pelayan.Di belakangnya, Lucian berdiri menjulang, mengenakan seragam kebesaran Kaisar berwarna hitam legam yang dihiasi medali militer dan jubah merah marun yang menjuntai gagah.Mereka berdua sudah rapi, siap untuk melangkah keluar dari kamar dan melaksanakan tugas kenegaraan mereka masing-m

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 362

    Melihat noda darah itu, keheningan yang luar biasa menyesakkan tiba-tiba turun menyelimuti mereka berdua. Udara di dalam foyer itu terasa seolah membeku.Sebagai seorang prajurit yang telah menghabiskan bertahun-tahun hidupnya di medan pertempuran, Caesar tahu persis bahwa darah yang berada di celana adiknya itu masih segar hanya dari aromanya.Dan di tengah situasi politik yang sedang mencekik keluarganya saat ini, otak Caesar yang brilian dengan cepat merangkai semua teka-teki itu.Ia dapat langsung menebak dari mana adiknya baru saja pulang, dan Caesar tahu persis darah siapa yang kini menodai celana yang dikenakan adiknya tersebut.Urat-urat di leher Caesar seketika menonjol keluar. Rahangnya m

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 361

    Hantaman keras dari tongkat besi itu mendarat telak di kepala bagian belakang Rowan.Rasa sakit yang luar biasa hebat seketika meledak di tengkoraknya. Pandangan Rowan mendadak memutih, duunia di sekelilingnya berputar dengan cepat.Darah segar seketika mengalir deras dari kepala Rowan, membasahi kerah kemejanya. Pertahanan kakinya runtuh, dan tubuh besar sang pahlawan perang itu pun jatuh menghantam jalanan berbatu dalam keadaan tidak sadarkan diri.Pria berpakaian hitam yang memukulnya tadi menurunkan senjatanya. Ia melangkah maju, menatap tubuh Rowan yang tergeletak bersimbah darah."Lord Noah." panggil si pembunuh bayaran dengan suara serak. "Apa yang harus kami lakukan pada mayatnya sekarang?"

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 360

    Namun, di tempat lain, kebahagiaan yang dibayangkan oleh Alice sama sekali tidak dirasakan oleh pria yang menjadi tujuan hadiah sulamannya tersebut.Di dalam sebuah kamar penginapan mewah yang disediakan istana untuk para Ksatria, Rowan berbaring telentang di atas ranjang.Ia masih mengenakan kemejanya yang longgar. Salah satu lengannya diletakkan melintang menutupi kedua matanya, mencoba menghalau cahaya lentera sekaligus bayang-bayang kelam di kepalanya.Pikirannya bergemuruh hebat, terus kembali pada pertemuan singkatnya dengan Elizabeth di taman istana sore itu.Aku akan segera bertunangan.Kalimat yang diucapkan gadis itu terus terngiang-ngiang,

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 359

    Mendengar perkataan ayahnya, Noah melangkah maju, memangkas jarak di antara mereka."Lalu kenapa Ayah tidak memberikan perintah pada Ksatria kita? Caesar menolak untuk bertindak. Kakak terlalu penakut dan hanya menyuruhku untuk menelan harga diri keluarga kita dan mematuhi Kaisar!"Mendengar nama putra sulungnya disebut, rahang Duke Mountford mengeras. Ia mendengus kasar."Kakakmu adalah seorang komandan perang. Otaknya hanya bekerja di dalam barisan dan aturan yang tertulis. Dia terlalu kaku untuk melakukan pekerjaan kotor yang sesungguhnya." ucap sang Duke dengan nada meremehkan."Jika kita menyerang Rowan secara terang-terangan dan tanpa alasan, Kaisar akan menjadikan itu sebagai alasan pemberontakan

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 358

    "Rowan?!" Noah terperangah, mengulangi nama itu seolah kata tersebut adalah racun di lidahnya. Keterkejutan di wajahnya dengan cepat berganti menjadi rasa jijik yang luar biasa. "Maksudmu si mantan pelayan itu?!""Sepertinya dia meminta Elizabeth sebagai hadiahnya karena telah menjadi pahlawan perang." jawab Caesar dengan suara datar, meski matanya menyorotkan kelelahan yang mendalam.Noah mengerutkan keningnya, memancarkan ketidaksukaan yang tak ditutup-tutupi. Ia melangkah maju dengan tangan yang mengepal erat."Ayah tidak mungkin menyetujuinya, kan? Itu sama saja dengan membuang kotoran ke wajah keluarga kita! Rowan itu memiliki darah pelayan. Menikahkannya dengan putri dari Duchy Mountford akan menodai silsilah kita selamanya!"

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 73

    Damien kembali ke ruang kerja Lucian dengan wajah yang jauh lebih suram daripada sebelumnya. "Katakan." perintah Lucian tanpa basa-basi."Pelayan pribadi Lady Alexandria... dia mati, Tuan Duke" lapor Damien dengan suara berat. "Dan Anna kritis. Tabib sedang berusaha memompa sisa racun keluar dari

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 70

    "Sienna." Lucian membalas panggilan itu lembut. Jemarinya tidak beranjak, masih betah merasakan kehangatan samar di kulit pipi gadis itu, seolah ingin memastikan bahwa gadis di hadapannya ini benar-benar nyata."Maafkan saya..." ucap Sienna lirih. Suaranya terdengar serak dan menyakitkan.Kalimat i

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 75

    Alexandria menarik napas panjang, berusaha menekan gemuruh di dadanya. Tawaran Arthur bukannya tidak menggiurkan,, terutama jika Alexandria mengingat keadaannya saat ini. Namun, ada alasan mengapa begitu banyak bangsawan diam-diam mendukung kudeta. Di mata para bangsawan, Arthur tidak pantas menja

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 71

    Sinar matahari pagi menembus tirai kamar tidur Sienna. Gadis itu duduk bersandar di tumpukan bantal, sementara tabib kastil kembali memeriksa pergelangan tangannya."Racunnya sudah bukan masalah lagi." gumam tabib itu sambil mengangguk-angguk pelan. "Penyembuhannya berjalan lebih cepat dari perkira

    last updateLast Updated : 2026-03-23
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status