Bau antiseptik yang tajam menyengat di ruangan VVIP itu tidak mampu menutupi aroma pengkhianatan yang baru saja terungkap. Alya berdiri mematung di samping tempat tidur Luciano, tangannya masih memegang erat The Black Ledger. Di dalam buku itu, bukan hanya daftar korupsi yang tertulis, melainkan sejarah kelam yang menyeret nama ibunya ke tengah-tengah neraka klan Prawira.Luciano menatap Alya dengan mata elang yang masih terlihat sayu namun tetap tajam mengintimidasi. Napasnya pendek, dan noda ungu di perban bahu kanannya menjadi saksi bisu betapa racun itu masih bekerja di dalam nadinya."Ibumu yang merakit neraka di dalam nadiku, Alya," suara Luciano keluar, serak dan penuh kepahitan. "Dia adalah alkemis kepercayaan ayahku, satu-satunya orang yang diberi wewenang untuk meramu kehidupan... dan kematian. Dan dia memilih untuk merangkai racun ini.""Ibuku dipaksa, Luciano!" suara Alya bergetar, air mata mulai menggenang. "Rian bilang Isabella mengkhianatinya! Ibu diculik dan dibuat lum
Last Updated : 2025-12-25 Read more