James tidak mengatakan apa-apa."Cintamu pada istriku begitu besar?" kata Dimas.James makin menundukkan kepalanya.Dimas melanjutkan, "Aku nggak berniat membatalkan perceraian ini. Kamu seharusnya merasa senang, 'kan? Ini kesempatanmu membuktikan cintamu padanya, jadi kenapa kamu malah memohonku untuk sesuatu yang begitu konyol?""Tapi ...."James memaksa dirinya untuk mengangkat kepala, lalu berkata dengan suara yang terdengar tegang, "Kalau kamu menceraikannya, Vera mungkin ... akan melakukan sesuatu yang nekat."Dimas menyipitkan matanya, meskipun tidak merasa terkejut. "Aku tahu maksudmu."James kembali terdiam, kata-kata yang sudah disiapkan sebelumnya tiba-tiba terasa tidak berguna.Dengan suara yang mantap dan tanpa emosi, Dimas berkata, "Tapi, aku nggak peduli. Kalau dia mau menghancurkan dirinya sendiri, itu bukan urusanku lagi. Itu tugasmu, menemaninya seperti yang selalu kamu lakukan. James, kamu yang pilih jalan itu, bukan aku.""Aku ...."Saat James mengangkat kepala, ter
閱讀更多