Sepersekian detik, Acha terdiam. Hanya bibirnya yang tampak bergetar mendengar pertanyaan Elvano. Matanya berusaha mencari sesuatu di wajah sang atasan. Mengapa tiba-tiba menanyakan hal itu? Acha bertanya-tanya dalam hatinya.“Akhir pekan, saya …,” jawabnya nyaris berbisik, sesaat ia menimbang apakah harus jujur atau berbohong saja.Biasanya akhir pekan, ia habiskan untuk nongkrong dengan sahabatnya, pulang ke rumah orang tuanya, atau sekadar berdiam diri di apartemen. Namun, untuk akhir pekan kali ini, sebenarnya ia belum punya agenda apa pun. “Em, akhir pekan saya tidak ke mana-mana, Pak,” katanya akhirnya.Elvano mengangguk singkat. Nadanya terlalu tenang saat berujar, “Ikut saya akhir pekan nanti.”Acha berkedip sejenak. Mulutnya terbuka, seperti hendak mengatakan sesuatu, tetapi kata-kata itu hanya tertahan di tenggorokannya. Elvano mengajaknya? Tidak … tidak, ini bukan prestasi. Walau sebenarnya, ia pa
Last Updated : 2026-01-17 Read more