“Ya, Pak,” jawab Dimas. Sekarang dia sudah tidak terlalu kesal pada ketua lama itu karena telah mengambil keputusan untuknya. “Tunggu, orang tua keras kepala. Doni memanggil kita besok,” kata Dana White pada Pak Surya. Setelah itu, dia buru-buru berdiri, jelas ingin pergi bersama Pak Surya. “Nak, ini kartu nama saya. Hubungi saya langsung kalau kamu setuju,” kata Dana White sambil menyerahkan kartunya pada Dimas, lalu bergegas menyusul Pak Surya yang sudah melangkah pelan ke arah pintu. “Doni? Aku sudah bukan anak enam belas tahun lagi saat bersamanya,” gerutu Pak Surya, nadanya terdengar kesal entah kenapa. “Sudah berapa kali aku bilang, orang itu usianya delapan belas tahun!” balas Dana White dengan nada frustrasi. Dana White dan Pak Surya berjalan di depan, sementara Dery mengikuti mereka dari belakang. Dimas, yang berasal dari masa depan, mendengar percakapan para orang tua itu. Dia benar-benar terkejut,
Read more