“TIDAK… tidak, nanti orang-orang bilang apa?” ujar Bella. Namun baru saja melangkah, kakinya hampir menyerah. Rasa nyeri itu jauh lebih parah dari yang ia bayangkan. Untungnya, Dimas, dengan refleks yang nyaris seperti manusia super, langsung menangkap tubuhnya sebelum ia jatuh. “Kamu tinggal di mana?” tanya Dimas, berniat mengantarnya ke kamar jika ternyata mereka menginap di hotel yang sama. “Aku di Horison, hotel bintang tiga. Paling sekitar sepuluh menit naik mobil,” jawab Bella. Pinggangnya terasa nyeri luar biasa, membuatnya nyaris tak sanggup berjalan sendiri. “Hmm… aku nggak bisa nganter ke sana. Kamu tahu sendiri situasiku sekarang, kan? Maaf ya, aku juga jarang pegang ponsel pas lagi sibuk,” kata Dimas dengan nada bersalah. Pada akhirnya, ia memilih menggendong Bella. Tubuh Bella cukup tinggi, sekitar 170 cm, dan tetap terasa ringan di pelukan Dimas. “Nggak apa-apa,” balas Bella pelan
Read more