Ruang konferensi pers di lantai dasar Menara D-Next nampak seperti lautan manusia. Ratusan jurnalis dari media nasional hingga internasional memenuhi ruangan, kamera-kamera siap membidik, dan bisik-bisik spekulasi memenuhi udara. Di atas panggung utama, sebuah kursi kosong menanti sosok yang akan mengubah wajah dunia bisnis Indonesia hari ini. Namun, di balik tirai panggung, Dion Pradana sedang menggenggam erat tangan Bu Diana."Ibu yakin ingin melakukan ini di depan publik? Ini akan menjadi konsumsi dunia, Bu," bisik Dion dengan nada khawatir namun penuh rasa hormat.Bu Diana, yang nampak anggun dalam setelan blazer hitamnya, tersenyum tenang. "Tiga puluh tahun saya menyimpan duri ini dalam hati, Dion. Menjaga rahasia seorang pria yang aku pikir adalah pahlawan, ternyata hanyalah seorang pencuri identitas. Sudah saatnya dunia tahu siapa sebenarnya Hendra Wijaya dan apa yang dia lakukan pada keluarga Wijaya Kusuma.".Dion mengangguk mantap. Ia memberi isyarat ke
Terakhir Diperbarui : 2026-02-22 Baca selengkapnya