Noah meninggalkan rumah dengan senyum tak lekang dari bibirnya.Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju toko kue milik orang tua Nindy, karena Noah tahu jika Nindy ada di sana saat ini. Begitu sampai di depan toko kue, Noah memarkirkan kendaraan dengan rapi. Lalu dia bergegas melangkah masuk dengan senyum lebar yang tak bisa disembunyikan.Saat masuk ke dalam toko, tatapan Noah langsung tertuju pada Nindy yang sedang mengecek beberapa nota di dekat kasir. “Nindy,” panggil Noah sambil melangkah mendekat.Tatapan Nindy langsung tertuju ke arah suara Noah, dia terkejut melihat kekasihnya ini di sana.Bukannya senang, raut wajah Nindy justru berubah cemas. Nindy menutup buku catatannya, lalu melangkah meninggalkan meja kasir."Noah? Kenapa kamu ke sini?" Nindy berjalan mendekati Noah dengan kening berkerut. "Bukannya hari ini kamu bilang ada janji bertemu klien?""Sudah aku batalkan. Ada hal yang jauh lebih penting dari sekadar urusan klien," jawab Noah dengan tatapan tak t
Zuletzt aktualisiert : 2026-08-04 Mehr lesen