"Mereka sudah di depan pintu," batin Tresna dengan tingkat kewaspadaan maksimal.BRAKKK!Pintu ruang gawat darurat ditendang dari luar dengan kekuatan dahsyat hingga terbuka lebar menghantam tembok. Suara dentuman keras itu menggetarkan seisi ruangan, memecah kesunyian malam dengan brutal.Tresna refleks merapatkan tubuhnya ke sudut terdalam guna menghindari deteksi indra musuh. Napasnya ditahan sejenak saat dua sosok pria berbadan kekar dan tegap melangkah masuk dengan gerakan taktis.Sepasang bayangan hitam itu bergerak sangat rapi, seolah-olah baru saja keluar dari lubang neraka. Kehadiran mereka membawa hawa dingin yang menusuk tulang, siap menebar maut di dalam kegelapan puskesmas.Dua lampu senter yang terpasang di ujung laras panjang menyala seketika, membelah kegelapan ruang IGD dengan benderang. Cahaya putih yang menyilaukan itu bergerak liar, menyapu setiap sudut dinding hingga lemari kaca peralatan medis.Tresna menahan napas sedalam mungkin di balik lemari penyimpanan obat
Last Updated : 2026-03-31 Read more