Eva Moreau melangkah masuk dengan anggun. “Salam, Duchess Isabella Laurent,” sapanya dengan senyum tipis yang sopan.“Sebuah kehormatan menerima kunjungan Anda, Lady Eva,” jawab Isabella tenang. Ia memberikan hormat formal dengan gerakan yang luwes, menunjukkan bahwa ia sudah belajar banyak etiket sejak kedatangannya ke istana.Isabela menyambut tamunya dengan sopan dan penuh keramahtamahan. Mereka duduk berdua di ruang tamu berhadapan.Kecanggungan merayap di antara mereka seiring dengan suara denting porselen saat Isabella menuangkan teh. Eva tidak langsung membuka percakapan. Tatapannya menelusuri setiap sudut ruangan, lalu mendarat pada wajah Isabella. Tatapannya sangat mirip dengan tatapan putrinya, Helena. Sementara itu, Isabella pun melakukan hal yang sama. Ia melihat kemiripan dari segala sisi dari wanita dewasa di depannya dengan sosok rivalnya. Eva Moreau memiliki fitur wajah yang sama dan warna irish mata yang sama dengan Helena, putrinya. Selain itu, Isabella sedang mem
Read more