"Ya, dia sedang menikmati es krim di taman bersamaku setelah kamu membuatnya seperti orang bodoh menunggumu yang sudah pergi!" bentak Leon dengan suara baritonnya, membuat Adrian di seberang telepon seketika bungkam dan tercekat.Mendengar perdebatan itu, Rosella perlahan mendongak. Dia menatap Leon dengan mata yang masih menyiratkan luka, lalu perlahan mengulurkan tangannya ke arah sang CEO."Tuan Leon berikan ponselnya padaku. Biar aku yang bicara," pinta Rosella, suaranya terdengar tenang tapi itulah yang membuat Leon was was. Leon sempat ragu sejenak, dan dengan gerakan slow motion dia menyerahkan ponselnya kepada dalam Rosella.Rosella menempelkan ponsel ke telinganya, baru kata halo yang terucap Adrian sudah menyahut. "Rose! Sayang, maafkan aku, tadi benar-benar darurat. Ayah Daisy kecelakaan dan meninggal di tempat, kondisinya sangat histeris aku ingin menghubungimu tapi ponselku tertinggal di kampus, sungguh aku tidak bermaksud—""Sudah selesai bicaranya, Tuan Adrian?"
Last Updated : 2026-06-16 Read more