"Aku terpeleset, kakiku sakit dan aku susah bergerak. Tolong, Bayu. Gendong aku."Tanpa berani melihat lebih jauh, aku meraih handuk yang tadi sempat kugunakan, tapi saat kusentuh… sudah basah.Sial.Aku menoleh sekilas, lalu melihat pakaian yang tadi ia pakai sudah tidak bisa digunakan, karena semuanya basah."Tunggu..."Tidak ada pilihan lain.Dengan gerakan cepat, aku membuka kemejaku sendiri, lalu berjongkok di dekatnya, berusaha menutup tubuhnya dengan kain itu tanpa benar-benar melihat.“Pakai ini dulu…” ucapku pelan, berusaha tetap tenang."Aku panggil bantuan medis dulu."Namun saat aku hendak menjauh, tiba-tiba tangannya menarikku.Aku tersentak.Dalam sekejap, tubuhnya sudah lebih dekat, lengannya melingkar di tubuhku, memelukku erat sebelum aku sempat bereaksi.“Eh, Kak—”Belum selesai aku bicara, dia sudah lebih dulu menciumku. Kedua tang
Read more