Sinar matahari sore yang mulai miring menembus jendela kaca besar di lantai teratas gedung Chayton Group, memberikan semburat warna oranye di atas karpet abu-abu yang mahal.Pukul lima sore tepat, pintu ruang kerja Justin terbuka. Kevin melangkah masuk dengan setelan jas yang sedikit kusut setelah seharian berkutat dengan ribuan baris data, diikuti oleh dua orang stafnya yang membawa beberapa map tebal.Justin sudah menunggu di sana. Pria itu tidak duduk di kursi kebesarannya, melainkan di sofa kulit panjang yang terletak di tengah ruangan. Di sampingnya, Rhea duduk dengan sikap tegak, siap dengan tablet dan pena digitalnya.Atmosfer ruangan itu terasa jauh lebih tenang dibandingkan kemelut gairah dan emosi yang terjadi di kamar pribadi beberapa jam lalu, meski sisa-sisa ketegangan masih menggantung tipis di antara Justin dan Rhea.“Duduklah, Kevin,” ucap Justin dengan nada yang lebih terkendali, meski matanya tetap menatap tajam pria di depannya.Kevin duduk di sofa seberang, lalu me
اقرأ المزيد