“Pulanglah, Mas Reza, hentikan semua ini, sebab setiap kata yang keluar dari mulutmu sekarang hanya membuktikan satu hal, bahwa kamu memang tidak pernah benar-benar sembuh. Kamu hanya mengganti traumamu dengan obsesi yang menjijikkan,” kata Almira di sisa-sisa kewarasannya. Reza tertawa sumbang, Kamu bilang ini obsesi, Al? Aku berjuang buat kita! Tapi apa yang aku dapat? Aku menemukan ibu dari anak-anakku sedang dilindungi oleh seorang pemuka agama yang bahkan tidak bisa menjaga jarak dari wanita yang bukan mahramnya!”Reza menoleh ke arah kerumunan, suaranya makin lantang. “Silakan rekam! Biar seluruh dunia tahu, bahwa di balik ceramah-ceramah teduhnya, Ustaz Rayyan ini punya hobi mengusik rumah tangga orang yang sedang berusaha diperbaiki!”Rayyan menghela napas panjang. Ia melangkah satu tindak maju, membuat Reza secara naluriah mundur karena aura ketenangan pria itu justru terasa lebih mengancam daripada kepalan tangan.“Mas Reza,” suara Rayyan mengalun tenang, sejuk namun berwib
Last Updated : 2026-04-22 Read more