Momen emosional dengan Arka dan Dina mereda. Almira diam-diam bergegas menyeka sudut mata, memungut kembali sisa-sisa profesionalismenya yang sempat tercecer.“Ukurannya sudah selesai semua, Ustaz,” ucap Almira dengan suara yang diusahakan stabil. Ia menutup buku catatan. “Untuk jas dan kokonya, saya usahakan selesai dalam seminggu supaya Ustaz bisa fitting terakhir sebelum hari-H.”Rayyan mengangguk, sorot matanya melunak. “Terima kasih banyak, Mbak Almira. Maaf kalau kedatangan saya tadi membuat anak-anak terbangun.”“Tidak apa-apa, Ustaz. Lagipula memang sudah waktunya mereka bangun. Selain hari sudah sore, saya takut mereka begadang tengah malam kalau dibiarkan.”“Justru...” lanjut Almira, “saya berterima kasih karena Ustaz sudah sabar menjawab semua pertanyaan-pertanyaan random mereka. Ya, mereka memang begitu, sangat cerewet.”“Bukan cerewet, tapi kritis,” Rayyan meralat. “Ya sudah kalau begitu, saya pamit dulu.”“Iya, Ustaz. Hati-hati di jalan,” balas Almira. Sebelum me
Last Updated : 2026-04-30 Read more