Share

FKFaS 4

Penulis: Ur.sweetie
last update Tanggal publikasi: 2026-02-09 17:14:25

----------

Kembali dengan POV Nala ,

" Sayang ,kenapa turun? Kamu masih terlihat pucat "

Kata Mama ,

" Nala udah gapapa ,ma. Bosen di kamar ,toh Frelya juga mau sekalian pulang " ,kata ku

" Iya ,Om Tante. Frelya mau pamit pulang dulu ,ada kerjaan. Pamit dulu ,Om Tante.

Gua duluan Resh ,cepet sembuh lu Nala . Byee "

Suasana sedikit canggung setelah Frelya berpamitan ,tentu saja karna kami memang jarang sekali berkumpul seperti ini.

" Ehmm ,kamu masih disini Resh? Tumben ,apa ga ada meeting? "

Tanya ku heran ,karna memang biasa nya dia tidak pernah lama saat bertemu atau mengunjungi ku.

" Engga ada ,aku mau temenin kamu hari ini yaa. Aku mau pastiin kamu aman "

Aku jawab dengan anggukan ,

" Kalo mama sama papa? Tumben juga masih dirumah ,biasa nya udah ketemu client "

" Hari ini mama sama papa juga mau temenin kamu ,sayang. Maafin mama papa ya karna jarang ada waktu buat kamu ,di malam yang seharus nya kita kumpul juga harus batal karna kesibukan mama papa " ,jawab mama sambil memeluk ku.

Melihat mereka sebenar nya aku ingin berkata jujur perihal tragedi ketidak sengajaan semalam. Aku tidak tega membohongi mereka ,terutama Varesh.

Tapi aku tidak memiliki keberanian ,aku takut Varesh tidak terima lalu menganggap aku bermain dibelakang nya. Aku takut mama dan papa marah dan menganggap aku menghancurkan kepercayaan mereka.

Tidak ,aku tidak berani. Meskipun terlihat sepele tapi kepercayaan yang diberikan pada ku begitu besar.

yaa ,aku akan menyimpan rahasia ini sendiri.

" Nala ,heyyy kamu kenapa? Pusing? Atau ada yang sakit lagi? Kita ke Rumah Sakit aja yaa " ,bujuk Varesh

" Eh ,engga. Aku gapapa ,cuma kangen aja sama Mama Papa dan kamu Resh. Makasih yaa kalian mau luangkan waktu untuk aku hari ini "

----------------------

" Nala ,kapan kamu mau mulai belajar di perusahaan papa? Kamu harapan mereka satu - satu nya ,Sayang "

Varesh mengatakan itu dengan lembut ,aku tau dia tidak ingin membuatku marah dan tersinggung.

" Huhhh ,aku belum punya keberanian disitu Resh. Aku belum sehebat kamu ,dan job modelling ku juga masih padat. Aku butuh waktu buat semua nya ,kamu tau kan itu ga gampang? Apalagi aku belum ada pengalaman di bidang fashion. Beda sama kamu yang emang udah di latih sejak kecil buat terjun di perusahaan "

" Aku tau sayang ,aku paham ini ga gampang. Tapi ada aku ,ada papa. Kita bakal bantu kamu ,kita belajar pelan - pelan ,ga ada yang bakal lepasin kamu gitu aja. Mau sampai kapan lagi Nala? Usia kamu udah 25 ,udah cukup dewasa buat perusahaan "

" Aku belum siap ,jangan paksa aku Resh.

Aku mau ke kamar ,besuk pagi aku ada pemotretan "

" Ah okee ,sayang. Mungkin kamu bisa pikirin ini lagi ,istirahat ya. Aku pulang ,kalo ada apa - apa kabarin aku "

Pagi hari nya ,aku sudah siap dengan penampilan ku untuk pemotretan hari ini.

Seperti biasa ,pagi buta Papa dan Mama sudah ke kantor.

Sarapan sendiri sudah jadi rutinitas ku ,selesai sarapan sedikit cek penampilan lagi dan aku langsung berangkat ke venue.

" Aku udah dijalan ya guys ,30 menitan lagi sampe "

Pesan aku kirim di grup khusus tim pemotretan ,

Sampai di venue semua sudah siap ,tinggal sedikit touch up dan berganti pakaian.

" Fotografer kamu udah dateng ya ,Nala. Orang baru ,dia gantiin Mas Resya hari ini "

" Oh okeii deh ,tunggu bentar yaa. Abis ini aku keluar "

Keluar dari ruang make up ,di tengah venue aku mencari fotografer ku yang baru karena aku belum tau sosok nya.

" Mas ,sorry kamu yang gantiin mas Resya bukan ya? " Tanya ku pada pria yang menghadap belakang dan terlihat sedang melakukan setting kamera dan lighting.

" Iya ,mba. Perkenalkan saya ...

Elo? "

Aku mematung ,tidak sedikit pun aku terbayang akan kembali bertemu dengan pria ini lagi. Dhipta ,rupa nya dia seorang fotografer yang cukup profesional.

" Jadi lo model ? Ga nyangka bisa ketemu lagi di satu project "

Ucap nya tanpa rasa canggung sedikit pun ,entah lah. Mungkin itu sudah menjadi hal biasa bagi dia.

Ingin sekali aku larii dari tempat ini ,tapi mengingat profesionalisme kerja dan kontrak yang harus ku jalani. Aku mencoba bersikap senormal mungkin

" Iya ,langsung mulai saja kalau sudah selesai setting "

" Yaaa ,tungguin aja bentar lagi. Nama lu siapa? Sorry gua lupa "

" Nala " jawab ku singkat ,

" Ah ,yaa Nala. Btw ,lo cantik banget hari ini "

Kata nya sambil tersenyum nakal ,menyebalkan sekali. Jika bukan di tempat kerja pasti sudah ku tampar dan ku jambak rambut nya.

Aku menunggu di sofa sambil mengirim pesan ke Varesh ,mengabari kalau aku sudah di venue dan sebentar lagi mulai pemotretan.

" Semangat ,Babyy. Good luck yaa ,aku mencintai mu "

Balas nya sebelum aku di panggil untuk memulai sesi.

Sesi pemotretan ku pun di mulai ,dengan perasaan yang campur aduk aku tetap mencoba memberi hasil terbaik sebisa ku. Aku memastikan semua hasil baik sehingga tanpa perlu ada pengulangan agar aku bisa segera meninggalkan tempat ini.

Satu setengah jam berlalu ,akhirnya pemotretan ku selesai. Ingin rasa nya aku langsung menyambar barabg pribadi ku dan lari ke mobil ,tapi foto harus tetap aku cek hasil nya.

" Okee ,bagus semua. Ga ada yang perlu revisi ,Nala "

" Ya ,terima kasih kerjasama nya. Permisi "

Sembari aku meninggalkan venue ,

" Nala "

Panggil nya dengan sedikit berteriak ,aku mendengar tapi berusaha tidak menghiraukan dan tetap berjalan keluar.

Namun ,sia - sia. Rupa nya dia menghampiri dan menahan ku ,

Dengan menatap mata ku ,dia menanyakan

" apa aku ada salah sama kamu? "

Pertanyaan tolol macam apa yang keluar dari mulut pria aneh ini? Apa otak nya benar - benar sudah tidak bisa bekerja untuk mengingat kejadian yang lalu?

" Salah? Bahkan kita baru kenal ,aku dan kamu tidak pernah bertemu sama sekali sebelum nya. Mungkin kamu salah orang " ketus ku ,

" Salah orang? Lelucon apa lagi ,Nala? Aku jelas mengingat kamu ,wajah mu dan malam itu "

" Sudah? Jika tidak penting biarkan saya pergi dari sini ,pekerjaan saya sudah selesai "

Aku berjalan menuju mobil ,

" Aku minta maaf kalau aku salah ,Nala "

Teriak nya tanpa malu ,

" Persetan dengan permintaan maaf mu ,semua sudah terjadi pria sialan. Amit - amit aku harus bernafas dalam satu ruangan lagi dengan mu " gerutu ku sambil menaiki kendaraan pribadi ku.

Aku melaju pelan sembari menetralkan perasaan ku yang berkecamuk. Ke mall ,yaa ku rasa ke mall akan cukup membantu mengembalikan mood yang berantakan.

Mungkin sekedar makan enak ,shopping ,ke salon ,nonton bioskop ,atau sekedar nongkrong di parkiran mall.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 56

    " Tok tok tok! " pintu ruangan ku di ketuk , " Permisi Bu Nala ,saya boleh masuk? " " Silahkan! " Terlihat sekretaris ku masuk tapi tanpa mem bawa berkas apa pun. " Ada apa? " " Maaf Bu ,ada yang mencari Ibu. Beliau menunggu di lobby " " Mencari saya? Siapa ya? " " Mohon maaf Bu kalau itu saya kurang tau ,karena beliau bersi - kukuh meminta ber temu langsung dengan Ibu " " Oh ,bukan client kita ya? " " Seperti nya bukan Bu ,saya kurang familiar dengan wajah nya " " Oke yasudah sebentar lagi saya ke lobby ,makasih ya " " Baik Bu. Kalau begitu saya permisi ,mari " Aku yang masih keheranan tidak langsung turun ke lobby , " Nyari in gue? Siapa ya kok tumben cuma nunggu in di lobby ? Kalo sekretaris gue aja ga familiar sama muka nya berarti dia ga pernah ke kantor ini? " ucap ku bingung , Beberapa saat kemudian aku ber gegas turun dengan membawa se gudang rasa penasaran. Saat aku sampai di lobby memang terlihat ada se orang wanita yang berdiri mem belakangi ku. Terlihat pa

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 55

    Aku menjadi jauh lebih tenang sekarang. Ber awal dari Dhipta yang meyakin kan ku bahwa semua akan aman ,dan jawab an yang aku dapat dari Varesh yang melegakan. Rasa nya seperti memulai kehidupan yang beberapa bulan ini ku lewati tanpa kenikmatan dan ketenangan. Suatu malam aku ,Varesh dan Dhipta ber kumpul di cafe. Namun bukan untuk sekedar nongkrong tetapi kami juga turut melaksanakan Technichal Meeting ( TM ) karena Dhipta akan mengajak ber kolaborasi beberapa Wedding Content Creator dan Video grapher bahkan Cinemato grapher untuk acara wedding ku. Mengingat dia belum juga memiliki team photography ,aku dan Varesh meminta untuk di perlihatkan hasil dari mereka yang akan turut menjadi vendor kami. " Aman sih kalo gue ,hasil nya bagus. Portofolio nya juga oke " kata ku , " Gue juga oke aja ,gue percaya in semua per dokumentasi an ini ke lo ya Dhip. Gue yakin selera lo jauh lebih oke karna lo paham semua nya " sahut Varesh , " Oke berarti setuju semua ya ,kalo udah fix na

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 54

    Mungkin bagi sebagian orang aku memang terlihat bodoh karena mengetahui semua nya tapi tidak berekasi apa pun ,bisa di bilang hanya diam saja. Namun itu lah karakter ku sejak dulu ,aku tidak bisa langsung menghakimi siapa pun tanpa aku mengetahui detail cerita nya seperti apa. Apa lagi ini perihal Nala yang aku sudah sangat paham bagaimana karakter nya. " Tadi gue denger Frelya udah ga punya bukti apa pun? Apa mungkin bukti foto - foto itu udah di beresin sama Dhipta? " Aku ber fikir bagaimana cara nya aku agar tetap bisa mem bantu Dhipta untuk menghalangi Frelya menganggu Nala tanpa harus mereka tau kalau aku sudah mengetahui semua nya. Aku hanya tidak mau pikiran Nala ter pecah belah dan tidak fokus dalam mengerjakan semua project perusahaan dan persiapan pernikahan kami. Hal yang belum aku ketahui adalah bagaimana bisa se orang Frelya bisa se tega itu melakukan hal yang menganggu Nala dan Dhipta? Sedari dulu Nala dan Frelya adalah dua sejoli yang hampir selalu bersama ,Frely

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 53

    Mungkin menurut Dhipta dan Nala hari itu menjadi titik akhir dari semua per masalahan yang melibat kan Frelya. Namun yang tidak Dhipta sadari hari itu adalah ada satu pasang mata yang tak lepas mengikuti dia dari selama di rumah Frelya sampai rumah makan itu. Bukan di sengaja dari rumah ,tapi mengikuti setelah dia tau kalau Dhipta akan menemui Frelya. Terlihat tidak sopan tetapi dia melakukan hal ini untuk mengetahui sebenar nya ada permasalahan apa di antara mereka. Ya ,orang itu adalah Varesh. Mari kita lanjut kan melalui POV Varesh~~ Saat itu kebetulan memang aku sedang di luar kantor. Aku baru selesai meninjau lokasi client ku yang baru akan opening dan menjalin kerja sama dengan perusahaan ku. Selesai meninjau rencana nya aku akan mencari cafe di dekat lokasi tersebut untuk makan siang ,lokasi yang aku tinjau memang masih di sekitar tempat tinggal Frelya. Hanya ber beda komplek ,baru saja aku ingin melajukan mobil aku melihat mobil yang sangat familiar di mata ku. Dia mel

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 52

    Siang hari nya setelah aku menyelesaikan beberapa job pemotretan pagi ,aku langsung jalan menuju rumah kediaman Frelya. Jika ter ingat perlakuan nya membuat aku semakin geram dan sangat ingin segera ber temu. Se sampai nya di depan rumah Frelya terlihat cukup ramai karena ada beberapa motor di garasi dan mobil Frelya juga ada di sana. " Kaya nya itu team event organizer nya deh ,rame banget lagi. Apa gue langsung masuk? Tapi kalo gue langsung masuk ,nanti anak - anak jadi pada tau dan denger percakapan gue sama Frelya. Tapi kalo gue nunggu berapa lama? Mana nanti gue masih ada job lagi " keluh ku sambil memikir kan cara ter baik. Akhir nya aku memutus kan untuk menunggu saja ,semoga waktu nya cukup. Pokok nya hari ini aku harus selesa in ini. Sembari menunggu aku menghubungi Nala melalui pesan ,aku mengirim kan foto kalau aku sudah di lokasi depan rumah Frelya. Tak ber selang lama Nala menelfon ku. " Hai ,gimana Dhip? Frelya ada di rumah? " " Harus nya sih ada Nal. R

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 51

    " Gue ikut seneng loh kalo liat kalian ber tiga bisa akur gini ,pasti kalian udah ber damai sama keadaan ya? " " Jaga mulut lo Frelya ,sebelum gue kasih pelajaran ke lo " gertak Dhipta " Apa sih? Gue ga ngomong apa - apa loh barusan. Yaudah kalo gue ga boleh gabung ,ga masalah ,ga usah pake marah - marah. Gue juga mau cabut kok. Oh ya ,Varesh hati - hati ya. Jangan lupa inget pesen gue waktu itu. Cross check semua nya dulu ,okaiii. Bye gais " aku melihat senyuman licik dari wajah Frelya yang sambil melambaikan tangan nya ke arah kami ber tiga. Aku bahkan tidak bisa ber kata apa pun lagi ,jantung ku ber detak sangat kencang ,tangan ku mulai gemetar. " Dasar cewe gila ,cewe sakit lo! " teriak ku , " Kenapa? Kalian tuh sebener nya kenapa sih sama Frelya? Ada apa? Apa kalian berantem sama Frelya? " tanya Varesh yang terlihat kebingungan " Engga ,ga ada apa - apa Resh. Emang dasar nya dia suka cari masalah aja ,ga usah di pikirin. Kita kan mau heve fun ,udah biarin " sahut Dhipta

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 2

    Buat apa? Gini aja ,toh cuma makan kok " Jawab ku heran , " Gua mau adain party kecil - kecilan disini ala fine dinning ,Nala. Itung - itung buat ngurangin kesepian lo. Cepetan deh ,aduh gua mau siapin semua nya nih " " Okee ,tapi di lantai 1 aja. Jangan sampe ada yang naik ke atas ,awas a

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 1

    " Jadi kamu datang terlambat nanti malam ? Apa tidak bisa di usahakan lebih cepat ,Resh? Mama papa ku juga mendadak tidak bisa datang karna harus menjenguk rekan kerja nya yang sedang sakit di luar kota " Aku mencoba memohon dengan tenang ,agar Varesh pacar ku bisa datang ke acara yang sudah kami

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 6

    ----------- Pagi ini aku sangat malas dan tidak bersemangat untuk melakukan pekerjaan yang merupakan favorit ku ,bangun tidur teringat bahwa aku terpaksa harus bertemu dan bertatap muka dengan pria itu lagi. Aku masih berharap ada keajaiban agar tidak bertemu dengan nya ,entah tiba - tiba dia t

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 3

    " Varesh " Panggil ku dengan suara yang masih lemas , " Nala ,sayang. Kamu udah bangun? Maaf semalem aku telat datang ,maafin aku " Aku membalas dengan anggukan dan senyuman , " Kamu kenapa bisa kaya gini ,sayang ? Aku khawatir ,aku ditelfon Frelya dan langsung kesini " Lanjut Varesh

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status