Share

FKFaS 6

Author: Ur.sweetie
last update publish date: 2026-02-20 09:27:17

-----------

Pagi ini aku sangat malas dan tidak bersemangat untuk melakukan pekerjaan yang merupakan favorit ku ,bangun tidur teringat bahwa aku terpaksa harus bertemu dan bertatap muka dengan pria itu lagi.

Aku masih berharap ada keajaiban agar tidak bertemu dengan nya ,entah tiba - tiba dia tidak bisa datang atau mungkin tiba - tiba ada fotografer pengganti. Itu adalah ke tiba - tibaan yang aku tunggu hari ini

Dengan langkah gontai aku bersiap dan bergegas ke lokasi pemotretan. Rupa nya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 56

    " Tok tok tok! " pintu ruangan ku di ketuk , " Permisi Bu Nala ,saya boleh masuk? " " Silahkan! " Terlihat sekretaris ku masuk tapi tanpa mem bawa berkas apa pun. " Ada apa? " " Maaf Bu ,ada yang mencari Ibu. Beliau menunggu di lobby " " Mencari saya? Siapa ya? " " Mohon maaf Bu kalau itu saya kurang tau ,karena beliau bersi - kukuh meminta ber temu langsung dengan Ibu " " Oh ,bukan client kita ya? " " Seperti nya bukan Bu ,saya kurang familiar dengan wajah nya " " Oke yasudah sebentar lagi saya ke lobby ,makasih ya " " Baik Bu. Kalau begitu saya permisi ,mari " Aku yang masih keheranan tidak langsung turun ke lobby , " Nyari in gue? Siapa ya kok tumben cuma nunggu in di lobby ? Kalo sekretaris gue aja ga familiar sama muka nya berarti dia ga pernah ke kantor ini? " ucap ku bingung , Beberapa saat kemudian aku ber gegas turun dengan membawa se gudang rasa penasaran. Saat aku sampai di lobby memang terlihat ada se orang wanita yang berdiri mem belakangi ku. Terlihat pa

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 55

    Aku menjadi jauh lebih tenang sekarang. Ber awal dari Dhipta yang meyakin kan ku bahwa semua akan aman ,dan jawab an yang aku dapat dari Varesh yang melegakan. Rasa nya seperti memulai kehidupan yang beberapa bulan ini ku lewati tanpa kenikmatan dan ketenangan. Suatu malam aku ,Varesh dan Dhipta ber kumpul di cafe. Namun bukan untuk sekedar nongkrong tetapi kami juga turut melaksanakan Technichal Meeting ( TM ) karena Dhipta akan mengajak ber kolaborasi beberapa Wedding Content Creator dan Video grapher bahkan Cinemato grapher untuk acara wedding ku. Mengingat dia belum juga memiliki team photography ,aku dan Varesh meminta untuk di perlihatkan hasil dari mereka yang akan turut menjadi vendor kami. " Aman sih kalo gue ,hasil nya bagus. Portofolio nya juga oke " kata ku , " Gue juga oke aja ,gue percaya in semua per dokumentasi an ini ke lo ya Dhip. Gue yakin selera lo jauh lebih oke karna lo paham semua nya " sahut Varesh , " Oke berarti setuju semua ya ,kalo udah fix na

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 54

    Mungkin bagi sebagian orang aku memang terlihat bodoh karena mengetahui semua nya tapi tidak berekasi apa pun ,bisa di bilang hanya diam saja. Namun itu lah karakter ku sejak dulu ,aku tidak bisa langsung menghakimi siapa pun tanpa aku mengetahui detail cerita nya seperti apa. Apa lagi ini perihal Nala yang aku sudah sangat paham bagaimana karakter nya. " Tadi gue denger Frelya udah ga punya bukti apa pun? Apa mungkin bukti foto - foto itu udah di beresin sama Dhipta? " Aku ber fikir bagaimana cara nya aku agar tetap bisa mem bantu Dhipta untuk menghalangi Frelya menganggu Nala tanpa harus mereka tau kalau aku sudah mengetahui semua nya. Aku hanya tidak mau pikiran Nala ter pecah belah dan tidak fokus dalam mengerjakan semua project perusahaan dan persiapan pernikahan kami. Hal yang belum aku ketahui adalah bagaimana bisa se orang Frelya bisa se tega itu melakukan hal yang menganggu Nala dan Dhipta? Sedari dulu Nala dan Frelya adalah dua sejoli yang hampir selalu bersama ,Frely

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 53

    Mungkin menurut Dhipta dan Nala hari itu menjadi titik akhir dari semua per masalahan yang melibat kan Frelya. Namun yang tidak Dhipta sadari hari itu adalah ada satu pasang mata yang tak lepas mengikuti dia dari selama di rumah Frelya sampai rumah makan itu. Bukan di sengaja dari rumah ,tapi mengikuti setelah dia tau kalau Dhipta akan menemui Frelya. Terlihat tidak sopan tetapi dia melakukan hal ini untuk mengetahui sebenar nya ada permasalahan apa di antara mereka. Ya ,orang itu adalah Varesh. Mari kita lanjut kan melalui POV Varesh~~ Saat itu kebetulan memang aku sedang di luar kantor. Aku baru selesai meninjau lokasi client ku yang baru akan opening dan menjalin kerja sama dengan perusahaan ku. Selesai meninjau rencana nya aku akan mencari cafe di dekat lokasi tersebut untuk makan siang ,lokasi yang aku tinjau memang masih di sekitar tempat tinggal Frelya. Hanya ber beda komplek ,baru saja aku ingin melajukan mobil aku melihat mobil yang sangat familiar di mata ku. Dia mel

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 52

    Siang hari nya setelah aku menyelesaikan beberapa job pemotretan pagi ,aku langsung jalan menuju rumah kediaman Frelya. Jika ter ingat perlakuan nya membuat aku semakin geram dan sangat ingin segera ber temu. Se sampai nya di depan rumah Frelya terlihat cukup ramai karena ada beberapa motor di garasi dan mobil Frelya juga ada di sana. " Kaya nya itu team event organizer nya deh ,rame banget lagi. Apa gue langsung masuk? Tapi kalo gue langsung masuk ,nanti anak - anak jadi pada tau dan denger percakapan gue sama Frelya. Tapi kalo gue nunggu berapa lama? Mana nanti gue masih ada job lagi " keluh ku sambil memikir kan cara ter baik. Akhir nya aku memutus kan untuk menunggu saja ,semoga waktu nya cukup. Pokok nya hari ini aku harus selesa in ini. Sembari menunggu aku menghubungi Nala melalui pesan ,aku mengirim kan foto kalau aku sudah di lokasi depan rumah Frelya. Tak ber selang lama Nala menelfon ku. " Hai ,gimana Dhip? Frelya ada di rumah? " " Harus nya sih ada Nal. R

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 51

    " Gue ikut seneng loh kalo liat kalian ber tiga bisa akur gini ,pasti kalian udah ber damai sama keadaan ya? " " Jaga mulut lo Frelya ,sebelum gue kasih pelajaran ke lo " gertak Dhipta " Apa sih? Gue ga ngomong apa - apa loh barusan. Yaudah kalo gue ga boleh gabung ,ga masalah ,ga usah pake marah - marah. Gue juga mau cabut kok. Oh ya ,Varesh hati - hati ya. Jangan lupa inget pesen gue waktu itu. Cross check semua nya dulu ,okaiii. Bye gais " aku melihat senyuman licik dari wajah Frelya yang sambil melambaikan tangan nya ke arah kami ber tiga. Aku bahkan tidak bisa ber kata apa pun lagi ,jantung ku ber detak sangat kencang ,tangan ku mulai gemetar. " Dasar cewe gila ,cewe sakit lo! " teriak ku , " Kenapa? Kalian tuh sebener nya kenapa sih sama Frelya? Ada apa? Apa kalian berantem sama Frelya? " tanya Varesh yang terlihat kebingungan " Engga ,ga ada apa - apa Resh. Emang dasar nya dia suka cari masalah aja ,ga usah di pikirin. Kita kan mau heve fun ,udah biarin " sahut Dhipta

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 5

    ---------------- Pukul 07.00 handphone ku berdering ,seingat ku hari ini tidak ada janji kerja maupun bertemu teman ku. Satu sampai dua kali ku abaikan namun tetap berdering ,ternyata panggilan masuk dari Varesh. " Morning ,Sayang. Ada kerjaan hari ini? " " Hmm ,morning Resh. Aku free hari

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 4

    ---------- Kembali dengan POV Nala , " Sayang ,kenapa turun? Kamu masih terlihat pucat " Kata Mama , " Nala udah gapapa ,ma. Bosen di kamar ,toh Frelya juga mau sekalian pulang " ,kata ku " Iya ,Om Tante. Frelya mau pamit pulang dulu ,ada kerjaan. Pamit dulu ,Om Tante. Gua duluan Resh ,

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 2

    Buat apa? Gini aja ,toh cuma makan kok " Jawab ku heran , " Gua mau adain party kecil - kecilan disini ala fine dinning ,Nala. Itung - itung buat ngurangin kesepian lo. Cepetan deh ,aduh gua mau siapin semua nya nih " " Okee ,tapi di lantai 1 aja. Jangan sampe ada yang naik ke atas ,awas a

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 3

    " Varesh " Panggil ku dengan suara yang masih lemas , " Nala ,sayang. Kamu udah bangun? Maaf semalem aku telat datang ,maafin aku " Aku membalas dengan anggukan dan senyuman , " Kamu kenapa bisa kaya gini ,sayang ? Aku khawatir ,aku ditelfon Frelya dan langsung kesini " Lanjut Varesh

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status