Share

FKFaS 2

Author: Ur.sweetie
last update publish date: 2026-02-09 17:14:16

Buat apa? Gini aja ,toh cuma makan kok "

Jawab ku heran ,

" Gua mau adain party kecil - kecilan disini ala fine dinning ,Nala. Itung - itung buat ngurangin kesepian lo. Cepetan deh ,aduh gua mau siapin semua nya nih "

" Okee ,tapi di lantai 1 aja. Jangan sampe ada yang naik ke atas ,awas aja "

Ancam ku pada Frelya ,

Aku melangkah ke kamar ku di lantai 2 ,mencari pakaian yang kira nya cocok dengan Frelya dan teman - teman nya. Aku memutuskan memakain dress polos berwarna soft pink dengan panjang di bawah lutut ,dengan paduan heels yang hanya 3 cm dan rambut yang aku biarkan terurai.

Memoles wajah dengan make up yang sangat tipis tapi memberikan kesan fresh dan natural ,sedikit olesan blush - on berwarna peach memberikan kesan segar di kulit ku yang cerah.

Sudah merasa cukup dan pantas setelah ber cermin ,aku segera turun menemui Frelya dan teman - teman nya.

Sampai di lantai dasar ternyata ruangan sudah hampir rampung dengan kelihaian tangan Frelya ,dia mengubah menjadi ala - ala tempat fine dinning. Lengkap dengan minuman yang disajikan di gelas dan di tata rapi di meja ,bersanding dengan snack yang entah darimana.

Mungkin mereka membawa sendiri ,atau memesan lewat online.

Tiba - tiba bel rumah ku ber bunyi ,dengan penuh kebahagiaan dan semangat aku segera berlari menuju pintu utama. Aku membuka pintu dengan senyuman terbaik ku ,namun luntur seketika.

Aku mengira bahwa yang datang adalah Varesh ,ternyata orang lain. Aku tidak mengenal nya ,bahkan belum pernah melihat wajah nya ,

" Emm ,maaf mas siapa ya? "

Tanya ku dengan pria itu dengan sedikit gugup ,

pria itu mengulurkan tangan dan mengulum senyum.

Namun aku tidak menanggapi dan mengambil sedikit langkah mundur ,aku takut kalau dia orang jahat. Kedua satpam di rumah ku juga tidak berjaga malam ini ,

" Dhipta "

Jawab nya sambil menarik kembali tangan yang diulurkan sia - sia ,

" Saya teman nya Frelya ,mba. Memang di undang kesini juga ,tapi telat karna harus menyelesaikan pekerjaan dulu. Apa Frelya ada di dalam? "

Belum sempat aku menjawab ,ternyata Frelya menyusul ku ke pintu depan ,

" Dhiptaaa ,akhir nya dateng juga. Ehh ,kenalin ini Nala sepupu gua. Anak nya yang punya rumah ini "

Tuturnya ,

" Salam kenal ya mba Nala "

Kata Dhipta yang aku beri anggukan ,

" Yaudah yuk masuk ,semua udah siap. Temen - temen yang lain juga udah pada di dalem "

Aku dan Dhipta akhir nya mengikuti langkah Frelya yang masuk lebih dulu setelah tak lupa menutup dan mengunci pintu juga gerbang.

Sampai di dalam aku lihat mereka mulai menikmati acara dan suasana yang diiringi suara musik romantis ,cocok untuk mereka yang ber pasangan.

Aku juga memiliki pasangan ,tapi malam ini? Entah lah ,

---------------------

" Lu kenapa ,Nal ? Acara nya bikin ga nyaman ya ? "

Tanya Frelya yang menghampiri ku di sofa paling pojok ,

" Engga kok ,Frel. Nyaman ,bagus banget dekorasi kamu. Emang EO terbaik ,pantesan laris orang ngerjain nya juga sat - set "

" Bisa aja lu ,Nal. Tapi keliatan banget lu ga oke sekarang ,kenapa sih ? Nungguin Varesh ? Apa takut kita bikin gaduh ? "

" Hmm ,aku nungguin Varesh. Kata nya dia mau usahain dateng ,tapi sampe sekarang ga muncul juga "

" Lu udah coba hubungin Varesh lagi ? "

Aku mengangguk lesu , " Udah ,Frel. Berkali - kali ga ada jawaban ,chat ku juga ga di bales. Terakhir dia chat tadi sebelum kamu sama temen - temen mu dateng "

" Mungkin emang lagi banyak kerjaan ,Nala. Nama nya juga pacar Direktur ,harus ekstra sabar.

Gabung kita aja yuk! Ngobrol sambil aku kenalin ke temen - temen gua "

Ucap Frelya sambil menarik pelan tangan ku ,

" Guys ,ini Nala Arsyakayla. Panggil aja Nala ,dia sepupu gua. Yang punya rumah ini "

" Salam kenal ,Nala "

Sapa mereka serentak ,

" Salam kenal ,kalian enjoy aja ya disini. Yang penting jangan macam - macam ,takut mama papa ku marah hehee "

Sahut ku sembari menggaruk tengkuk yang tidak gatal ,

" Lanjut ,lanjut guys. Chill aja ,nikmatin makanannya "

Kata Frelya yang bergabung di tengah - tengah mereka ,

Semua terlihat menikmati acara dengan pasangan masing - masing ,

Aku memutuskan untuk mengambil minuman yang di sediakan dan keluar ke taman halaman rumah ,menikmati udara malam dengan sayup - sayup suara musik terdengar dari luar.

Berdiam diri dengan perasaan gelisah karna Varesh belum juga datang ,tak berapa lama dari aku meminum minuman itu kepala ku terasa sangat berat dan pusing.

Aku mencoba menahan rasa itu dan berjalan masuk ke rumah ,saat aku hampir terjatuh rupanya ada tangan yang sudah siap menopang ku.

Yaa ,Dhipta

" Eh Nala ,kamu kenapa ? Pelan - pelan aku tuntun ya "

" Ehmm ,kepala aku pusing banget. Bantu a-aku ... "

Belum sempat melanjutkan omongan ,aku sudah terkulai lemas tapi tidak pingsan. Hanya saja sudah benar - benar tidak ada energi ,aku masih bisa mendengar suara di sekitar ku.

" Nalaa ,dia kenapa Dhipta ? "

Tanya Frelya dengan panik ,

" Gua gatau ,Frel. Tadi gua liat didepan dia uda sempoyongan gini "

" Aduuhh ,bawa masuk cepetan. Tidurin di sofa pojok itu aja ,jangan ke atas. Sini gua bantu "

" Kok bisa kaya gini sih ,Nal "

Gumam Frelya ,

" Jangan - jangan dia minum alkohol Frel ,tadi gua liat ada gelas di kursi taman "

" Hahh??? Aduhh gua lupa kasih tau dia lagii kalo yang disitu alkohol semua. Duh gimana dong? "

Cemas Frelya ,

Samar - samar aku memang masih mendengar obrolan mereka ,tapi tidak sanggup untuk sekedar membuka mata.

" Udah ,lu gabung sama anak - anak aja Frel. Biar gua yang jagain Nala ,toh gua juga ga ada pasangan disana "

" Yaudah ,titip Nala yaa. Panggil gua kalo ada apa - apa "

-----------------

Dengan kepala yang masih berputar - putar dan pandangan berkunang - kunang ,aku mulai bisa membuka mata.

" Nala ,udah bisa bangun ? "

Tanya Dhipta ,

" Emmm ,udah Dhip. Maaf ,boleh minta tolong ambil kan minum ? Aku haus "

Dhipta bergegas mengambil dua gelas minuman ,yang 1 untuk ku dan 1 lagi untuk dirinya.

Minuman rasa Strawberry itu aku tenggak hingga tak tersisa ,

" Ada sisa minuman di atas bibir kamu tuh "

Ujar Dhipta ,

Belum sempat aku membersihkan dia sudah membersihkan terlebih dahulu ,tidak menggunakan tangan. Tapi menggunakan bibirnya ,bahkan dia melumat nya dengan lembut.

Aku terpaku tanpa bisa mengeluarkan kata apapun saat itu ,bahkan tidak bisa menolak. Entah dia sadar atau tidak saat melakukan nya yang jelas hal itu membuat ku terkejut setengah mati.

" Nala ? "

" Nala ,heii !! "

Panggil Dhipta dengan nada suara yang sangat lembut sembari melambai - lambaikan tangan di depan muka ku.

" Sorry ,tidak bermaksud membuat mu terkejut. Hanya membantu membersihkan sisa minuman mu ,hmm ? "

Ujar nya sambil tersenyum nakal ,

Aku tidak menjawab apapun dan dia berlalu begitu saja ,ada perasaan marah dan takut yang bergelayut. Tapi tidak bisa melawan ,untuk sekedar bangun dari duduk saja aku tidak kuat.

" Nala ,lu udah bangun? Huhu ,maafin gua. Gua lupa ngasih tau kalo ada alkohol disana ,Nal.

Ga bermaksud bikin lu mabok ,maafin gua Nal "

Kata Frelya sambil menggenggam jemariku ,

Aku masih tidak bergeming sedikit pun ,hanya diam terpaku mengingat kejadian beberapa detik yang lalu.

" Nalaa ,lu marah sama gua ? "

Lanjut Frelya ,

" Engga ,Frel. Aku ngantuk ,mau istirahat di atas.

Kalian lanjutin aja ,asal jangan sampai tengah malam "

Kata ku sambil mencoba berdiri dan berjalan ke atas ,tapi ternyata aku ambruk dan kehilangan kesadaran.

Keesokan pagi nya ,aku sudah terbangun di kamar ku. Ditemani Varesh ,entah dia datang jam berapa.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 14

    -----------------POV Dhipta" Ngoceh mulu jadi cewe ,heran gua. Sabar napa sih sabar ,di kira gampang apa nyuruh orang buset "Hari ini memang block sosial media ku di buka oleh Nala ,awal nya aku sangat menginginkan itu. Namun sekali nya di buka malah hanya membuat pusing perihal foto viral itu ,padahal di foto itu wajah ku yang lebih terlihat jelas dari pada wajah nya tapi entah lah.•Mungkin hampir setiap menit chat nya masuk ke Whatsapp ku dan menanyakan hal yang ber ulang. Aku heran kenapa dia terkesan ber lebihan dalam ketakutan nya? Bukan kah itu hal biasa di masa sekarang? Toh kata cowo nya waktu ber bincang dengan ku saat dia mengantar Nala pemotretan mereka juga belum akan menikah dalam waktu dekat karena Nala belum siap. Jadi apa yang buat dia berlebihan seperti ini? Aku pun sudah memastikan kalau account dan foto itu pasti akan di hilang kan ,hanya butuh waktu dan sabar. Ya memang aku tau bahwa itu kesalahan ku ,aku juga mengakui nya. Hanya saja saat itu sampai sekarang

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 13

    " Ya menurut lo? Kalo gua hubungin lo ya berarti lo " " Ya gua viral apa nya? Aktif sosial media aja engga ,gila lo " " Berarti skandal lo yang viral " " Skandal bapak lo ,gua ga pernah punya skandal ya " " Yang lo cium Nala ,lo ga tau itu udah nyebar kemana - mana? " " Nala? " " Ya ,Nala. Kenapa lo bego banget sih Dhip? Kenapa lo pake segala acara cium Nala di tempat rame kek gitu ? " Sejenak hening ,tidak ada jawaban apa pun yang keluar dari mulut Dhipta. Hanya ter dengar helaan nafas berat dari seberang , " Gua mau liat ,lo share ke gua sekarang " titah Dhipta kepada Frelya dengan nada yang cukup tegas. Menunjukkan emosi nya sedang naik saat ini , " Udah gua kirim dari tadi ,makan nya lo liat pake mata " " Breng - sek " , geram Dhipta yang terdengar di sambungan telepon " Siapa yang lancang ambil moment ini? Account ini punya siapa? " " Ya mana gua tau ,Nala juga ga tau. Dari tadi kita mikirin gimana cara nya nemuin orang ini " " Yang di acara kemarin i

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 12

    Notifikasi whatsapp masuk ,dengan perasaan gelisah aku segera membuka nya.Sejenak aku menarik nafas sebelum mengunduh foto yang di kirim oleh sahabat ku ," Huhh ,tenang santai aja. Pasti cuma sekedar foto ku bersama Varesh " tenang ku pada diri sendiri.Ber gegas ku unduh foto tersebut ,aku terkejut setengah mati. Pikiran mendadak kosong ,jantung berdebar ,keringat mengucur membasahi tubuh ,tangan gemetar.Handphone yang ku pegang jatuh dengan sendiri nya ,tanpa ber kata apapun. Aku menitikan air mata ," kok bisa? "Seperti mengorek trauma yang sudah mulai hilang ,trauma yang sudah mulai aku kubur. Yang ada di fikiran ku hanya lah masa depan ,masa depan ku se-akan hancur. Hubungan ku dengan Varesh diambang kehancuran ,reputasi mama papa terancam rusak.Ya ,foto itu adalah foto kejadian malam pesta itu. Foto ku dengan Dhipta ,dimana yang ada di dalam foto itu adalah saat Dhipta mencium bahkan melumat bibir ku. Terlihat sangat jelas ,meski dalam foto tersebut tidak terlihat aku menik

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 11

    ------------ Semakin lama ,berita di penuhi oleh kampanye dari segala arah. Sampai detik itu juga mama dan papa masih bungkam ,padahal tidak mungkin kalau mereka mengira aku belum tahu apapun sedang kan berita sudah ramai dimana - mana. Tidak ada sepatah kata pun untuk memberi tahu ku. Bahkan mereka belum menginjak kan kaki lagi di rumah semenjak masa kampanye di mulai ,di sisi lain aku mulai terusik. Banyak wartawan yang mulai mendatangi rumah ,beberapa nekat menunggu ber jam - jam di depan gerbang ,mungkin mereka kira papa dan mama ada di rumah. Ini baru permulaan ,belum apa - apa tapi sudah sangat mengganggu apalagi kedepan. Aku sudah tidak bebas keluar masuk rumah ku sendiri ,bahkan untuk ke kantor pun aku harus mencuri - curi waktu agar tidak bertemu mereka. Ini bukan ranah ku ,aku tidak mau mengurus nya. Aku ber tekad hanya akan fokus ke perusahaan.Namun ,seperti yang kita ketahui. Sudah bukan lagi menjadi rahasia bahwa awak media pasti sangat mudah mendapatkan info

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 10

    --------------Sudah beberapa bulan Nala memegang kendali perusahaan dan hasil nya cukup signifikan. Banyak investor masuk ,bahkan sampai akan membuka anak cabang baru di luar kota.Namun ,tanpa Nala ketahui ternyata sudah masuk masa kampanye Papa nya sebagai Wali Kota.Bahkan sampai masa kampanye ini datang ,tak sedikit pun Nala di beri tahu.Banner berisi wajah Papa Nala sudah ter sebar di mana - mana ,di setiap titik daerah. Siaran televisi mulai memuncul kan narasi - narasi kampanye ,termasuk di media sosial." Papa! "Ucap Nala yang terkejut melihat wajah papa nya ter pampang di sosial media.Marah ,kecewa ,semua berkecamuk. Nala merasa di bohongi selama ini ,dia merasa walau pun dia tidak setuju tapi dia harus tetap tau.Ini langkah besar ,bukan sekedar memimpin RT atau pun desa." Kenapa tega bohongin aku ma ,pa? Aku udah nurutin keinginan mama papa buat pegang perusahaan. Apalagi yang kalian cari? Bahkan sedikit pun kalian memberi tau Nala " monolog Nala pada diri nya sendiri

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 9

    Namun ,pada akhir nya aku mengurungkan niat itu. Biar kan papa dan mama yang akan ber bicara sendiri pada ku ,bukan karna apapun. Aku baru saja mengambil keputusan besar ,aku baru akan memulai semua nya jadi aku tidak ingin fokus ku terbagi yang hanya akan merugikan diri ku sendiri. ------------------- Hari - hari berlalu ,aku sudah mulai ke perusahaan. Aku sudah di kenalkan sebagai calon pengganti papa ,sudah banyak hal yang di ajar kan oleh papa ,mama dan juga Varesh tentu nya. Di balik semua ini ,tetap ada Varesh di belakang ku. Aku mulai mengenali seluk beluk perusahaan ,sebenar nya bukan aku tidak tau sama sekali. Tapi aku ingin lebih memahami dan masuk di dalam nya , Beberapa minggu kemudian aku sudah mulai di ajak ke anak cabang ,bertemu para kolega - kolega papa ,para investor. Terhitung tidak terlalu lama untuk aku masuk ke dunia perusahaan ini karna memang dari dulu sudah dikenalkan oleh papa ,dan sekarang keberanian juga percaya diri ku mulai meningkat. Aku yakin ba

  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 6

    ----------- Pagi ini aku sangat malas dan tidak bersemangat untuk melakukan pekerjaan yang merupakan favorit ku ,bangun tidur teringat bahwa aku terpaksa harus bertemu dan bertatap muka dengan pria itu lagi. Aku masih berharap ada keajaiban agar tidak bertemu dengan nya ,entah tiba - tiba dia t

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 8

    " Pa ,gimana kalau kita nikahin Nala dulu sama Varesh? " Lanjut mama , " Huhh ,papa udah mikirin itu ma. Tapi ujung nya sama ,Varesh juga ga bakal bisa gantiin kita di perusahaan " Keluh papa , " Setidak nya dengan ada nya Varesh bisa sedikit membantu pa ,ga harus kita serahin semua ke Var

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku   FKFaS 7

    Beruntung ada taksi melintas saat itu ,aku tidak peduli dia mau jawab apa yang jelas aku harus segera meninggalkan tempat itu. Di dalam taksi aku semakin berkecamuk menakutkan semua nya ,bagaimana kalau benar - benar ada yang mengambil gambar atau video? bagaimana kalau nanti nya di sebarkan di d

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status