47Seunit mobil sedan biru tua yang terparkir di depan kediaman baru Glania, menyebabkan Zhao Yìchen penasaran. Dia turun dari motor yang dikendarai Jaya, lalu menunggu sahabatnya itu memarkirkan kendaraan di belakang sedan tadi.Keduanya mengayunkan tungkai ke teras depan yang pintunya terbuka lebar. Jaya mengucapkan salam yang dibalas suara lelaki, kemudian orangnya keluar. Zhao Yìchen mengamati pria berkemeja abu-abu pas badan, yang balas menatapnya dengan saksama. Zhao Yìchen memaksakan senyuman, lalu menyalami pria blasteran di hadapannya. "Oh, Mas yang namanya Koko Kelana?" tanya pria tersebut sambil memandangi kedua tamu. "Ya, betul," jawab Zhao Yìchen. "Maaf, Anda, siapa, ya? Kita belum kenalan," lanjutnya."Aku, Harvey Hampton. Teman Glania waktu SMU dulu," terang pria jangkung itu. "Silakan masuk, Mas. Nia lagi mandi," ungkapnya sembari mengarahkan tangan kanan ke ruang tamu.Zhao Yìchen memasuki ruangan itu sembari mengingat-ingat cerita Glania, tentang beberapa pria yang
続きを読む