66Malam harinya, banyak orang berkumpul di kediaman Dante. Para lelaki sibuk membakar daging sapi, dan ayam serta sosis di panggangan besar, sedangkan semua perempuan dan anak-anak berkumpul di teras belakang. Radeya dan teman-temannya bekerjasama menyiapkan minuman di dapur. Kemudian mereka memindahkan kedua wadah minuman besar itu ke meja panjang di dekat gazebo.Setelah banyak makanan matang, semua orang mengambil ransum masing-masing, lalu kembali ke tempat semula untuk bersantap. Zhao Yìchen yang duduk di tepi gazebo, menikmati hidangan sambil memandangi Elma. "Dipandangin mulu," ledek Dante, yang berada di sebelah kiri Zhao Yìchen, berderet dengan Harry, Zulfi, Samudra, Wirya, dan Hendri. "Dia nggak bakal hilang, Ko," seloroh Fritz yang duduk di undakan tangga bersama Calvin, Myron, dan para ajudan muda."Dah, nikahin aja," tukas Harry."Tuls. Jangan pacaran lama-lama. Ujung-ujungnya gagal juga," cakap Zulfi."Kamu nyindir aku?" tanya Samudra."Enggak, tapi kalau Abang ngera
続きを読む