Udara kamar masih hangat.Sisa energi spiritual berputar pelan di ruangan itu, seperti kabut tipis tak kasat mata yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang peka terhadap Qi.Kevin berdiri di samping tempat tidur, telapak tangannya membentuk segel cepat.Cahaya transparan berdenyut samar.Formasi Pelindung.Lingkaran energi itu menyebar tanpa suara, menelan seluruh area tempat tidur. Dalam sekejap, keberadaan Annabella lenyap dari persepsi dunia luar — seolah ruang kecil itu terhapus dari kenyataan.Annabella yang hanya terselimuti kain tebal menahan napas.Kevin menghela napas pendek, lalu berjalan membuka pintu dengan ekspresi santai seolah baru bangun tidur.Pintu terbuka.Arthur Windsor berdiri di sana dengan jubah malamnya, alis berkerut tipis.“Tuan Arthur, ada perlu apa malam-malam begini?” tanya Kevin ringan.Arthur menatap ke dalam kamar. Matanya menyapu ruangan dengan tajam.“Aku seperti mendengar suara teriakan tadi,” katanya perlahan. “Dan… suara wanita juga. Apa Isabella a
Read more