Amber sedikit memiringkan kepala, menatap wajah yang sangat ia kenal dari dunia sosial kelas atas.Ia akhirnya berbicara… suaranya pelan namun jelas.“Annabella Windsor?”Nama itu meluncur ringan di udara pagi.Annabella langsung menyilangkan tangan di dada. Sikapnya santai, namun jelas menunjukkan kewaspadaan.“Amber Spencer.”Nada suaranya datar.Namun, sorot matanya tajam—menilai, mengukur, dan diam-diam membandingkan.Amber benar-benar terlihat terkejut.Matanya sedikit membesar.“Kamu di sini?”Annabella mengangkat bahu seolah itu hal biasa.“Aku mengantar Kevin tadi pagi.”Amber berkedip beberapa kali, seperti mencoba memproses informasi itu.Tatapannya kembali menyapu halaman mansion yang setengah hancur—retakan granit, pohon tumbang, bekas ledakan di rumput.“Ah.”Ia mengangguk perlahan.“Masuk akal.”Nada suaranya santai, seolah segala kehancuran itu adalah detail kecil yang tidak terlalu penting.Annabella mengalihkan pandangan ke kendaraan besar yang masih terparkir di depan
Baca selengkapnya