Tatapan William Jones sepenuhnya beralih pada putranya.Tidak ada lagi amarah meledak-ledak, tapi yang tersisa justru lebih mengerikan.Dingin, tegas, dan tanpa belas kasihan.“Keluarga Jones tidak pernah melanggar janji.”Suaranya rendah, tapi setiap kata terasa seperti bilah es yang menekan tenggorokan.“Lakukan.”Itu bukan sekadar perintah.Itu vonis.Tubuh Maverick Jones gemetar.Seumur hidupnya... orang lain yang gemetar di depannya.Ia yang ditakuti.Ia yang dihormati.Ia yang menginjak yang lemah.Kini… ia harus bersujud pada pria yang beberapa menit lalu ia sebut gembel.Aura William turun seperti gunung runtuh.Tekanan tak terlihat menekan bahu Maverick, memaksanya menunduk.Tak ada jalan keluar.Tak ada tawar-menawar.Perlahan… ia melangkah mendekat.Setiap langkah terasa berat.Seperti berjalan menuju eksekusi.Suara gesekan sepatu di atas lantai batu terdengar jelas dalam keheningan paviliun.Para penjaga menunduk lebih dalam, tapi mata mereka tak bisa sepenuhnya menyembuny
Baca selengkapnya