Sabella terlihat tegang dengan mata lebarnya tanpa kedip. Ryker menghela napas perlahan, lalu beralih ke meja makan yang sudah tertata rapi dengan makanan di atasnya. Kamar yang ia sewa adalah Royal Suite Room. Meja makan, mini bar, hingga dapur pun tersedia. Memungkinkan untuknya dan Sabella berkarya apa saja di sana. Jika ingin …. Tampilan bagus dari hidangan hangat dalam baki-baki berpenutup transparan itu terlihat lezat, menggoda, dan menggugah selera. Seketika mampu memecah ruang kamar yang terasa tegang sedari tadi. Ryker menarik dua kursi dan menoleh pada Sabella. “Ayo makan dulu, Bel, ” ucapnya tenang. Meski malam, kemungkinan gadis itu meras lapar juga sepertinya. Sebab dipanggil, Sabella yang masih berdiri kikuk perlahan mendekat. Namun, tidak segan lagi, matanya langsung berbinar melihat susunan menu di atas meja. Ryker mulai membuka sebagian penutupnya. Daging panggang, sup krim, ayam goreng, madu, dan buah segar dalam irisan atau utuh sedang tersaji di meja.
Read more