“Bimo, ada apa? Kenapa kamu berhenti?” tanya Mayang bingung. Bimo menunjuk ke arah Cafe yang ada di seberang jalan.”Itu Ma, nama Cafe nya mirip dengan Cafe kita.” Mayang menoleh ke seberang jalan.”Lah, iya ya. Kok nama Cafenya mirip dengan Cafe kita Nak? Lokasinya juga dekat dengan Cafe kita.” “Sebaiknya nanti kita cek lagi besok Ma. Entah kenapa firasat Bimo berubah menjadi tidak enak,” ucap Bimo resah. Baru saja usaha Cafenya maju, sekarang muncul siangan baru yang namanya persis sama. “Iya Nak. Sekarang sudah malam. Besok kita cek apa menu minuman dan makanannya sama seperti menu di Cafe kita,” timpal Mayang. Bimo kembali melajukan mobilnya menuju ke rumah dengan perasaan gelisah. Saking gelisahnya, dia hampir saja menabrak seekor kucing yang lewat di jalanan. ***Keesokan harinya, Bimo melihat Cafe yang mirip dengan nama Cafenya sudah buka pada pukul 10 pagi. Bimo masuk ke dalam Cafe itu dan disambut oleh seorang waiters cantik berdada montok. “Selamat datang di Cafe Bimo,
Last Updated : 2026-05-21 Read more