Sebelum Gisel selesai bicara, Howard sudah melepas sarung tangan plastiknya, mengambil pena, dan membubuhkan tanda tangan."Cepat sekali, nggak mau membacanya dulu?" Gisel bertanya meski sudah tahu jawabannya, sambil melirik ke arah Maya.Howard tersenyum tipis. "Apa kita masih butuh formalitas seperti itu?""Tante Gisel, aku juga mau mainan. Belikan buat aku ya?" Jesika mengedipkan matanya yang besar. "Aku mau kamarku penuh dengan boneka! Buatan Ibu jelek sekali, aku nggak suka!""Aku juga mau!" Javier mengangkat tangan penuh semangat. "Aku mau seratus Ultraman!"Maya menyela dengan kening berkerut, "Kalian berdua punya asma, nggak boleh menaruh terlalu banyak mainan di kamar, bisa membahayakan nyawa kalian."Gisel tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Aku akan memilihkan bahan yang paling aman, Nona Maya jangan khawatir."Howard menimpali, "Kalau Gisel yang mengurus, kamu bisa tenang."Dengan izin Howard, Javier dan Jesika kegirangan dan mencium pipi Gisel. "Hore! Tante Gisel baik sekal
Baca selengkapnya