Bab 6 - Membangkitkan Hasrat “Terima saja, Lis. Ini kesempatanmu untuk mendapatkan promosi,” bisik Bu Oca memberikan saran. “S-saya,” jawab Lisa gugup. Tangannya sudah gemetar sekarang, dan meremas rok yang ia kenakan. “Kalau sudah berubah pikiran, datanglah ke ruanganku. Aku tunggu sampai 3 sore,” ujar Arseno tiba-tiba memberikan keputusan seraya menyeringai menatap Lisa yang saat ini menunduk ketakutan. “Ah, baik, Pak direktur. Kalau begitu terima kasih atas kerjasamanya. Mohon bantuannya ya Pak,” seka Bu Oca mengakhiri percakapan mereka. Arseno pergi tanpa berkata lagi, diikuti sekretaris Josh dan beberapa ajudan dibelakangnya. Kepergiannya menimbulkan kehebohan di ruang tim kerja Aman 5. Terutama Jeje, lagi-lagi ia berteriak heboh karena tak mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan Arseno. Pria yang sangat berpengaruh di perusahaan ini. “Wah, beruntung banget kamu, Lis. Pak direktur sepertinya menyukai desain yang kau buat. Mungkin tahun ini kau akan mendapatkan
Terakhir Diperbarui : 2026-02-27 Baca selengkapnya