Sekitar setengah jam kemudian, wanita itu keluar. Dia melihat Dashiel duduk di pos jaga, sementara golden retriever itu berbaring di depan kakinya. Sangat patuh dan jinak."Jelly bisa sejinak ini, pasti ada sesuatu yang aneh." Di dalam hati, dia semakin curiga, tetapi tidak bertanya. Dia hanya melambaikan tangan dan memanggil, "Jelly, ikut Mama pulang."Golden retriever itu melompat bangun, berlari dua langkah, lalu menoleh lagi, mengibaskan ekor ke arah Dashiel.Dashiel melambaikan tangan. "Ganteng, pulanglah. Lain kali datang main lagi ya."Golden retriever itu menggonggong dua kali kepadanya, seolah-olah mengucapkan selamat tinggal, baru kemudian berlari riang kembali ke sisi wanita itu.Ini benar-benar aneh. Wanita itu semakin curiga dalam hati, menatap Dashiel. "Siapa namamu?""Dashiel.""Dashiel." Wanita itu menatapnya dalam-dalam sekali lagi, tidak bertanya lagi, lalu membawa golden retriever itu naik ke Porsche yang terparkir di depan pintu dan pergi.Bagi Dashiel, ini hanya pe
Mehr lesen