Satu bulan berlalu dengan sangat cepat. Ibu kota Valoria kini bagaikan lautan manusia. Berita tentang turunnya sang Tiran Es, Yang Mulia Kaelan, ke arena pertarungan melawan Jenderal Orca di puncak festival telah memicu antusiasme gila-gilaan dari seluruh penjuru Ocean. Di dalam ruang rapat utama istana yang dingin, ketegangan justru terasa pekat. Roselina berdiri di ujung meja bundar, menggulung salah satu perkamen laporannya. Di sekeliling meja itu duduk orang-orang paling mematikan di Ocean: Kaelan, Jenderal Zepriyn, Vaelia, Orca, Terex, Sendrik, Ziiten, serta Kepala Ksatria Valerius. Ishaq berdiri setia di belakang kursi Roselina. "Secara keseluruhan, persiapan Festival Musim Dingin sudah mencapai sembilan puluh delapan persen," lapor Roselina dengan suara jernih dan tegas. Roselina menggeser sebuah dokumen grafik ke tengah meja. "Berkat pengumuman keikutsertaan Anda di arena, Yang Mulia, ibu kota Valoria kebanjiran pengunjung dari luar. Sektor penginapan, perdagangan, h
Read more