"Syukurlah, Anda akhirnya kembali membuka mata, Yang Mulia." Suara Pangeran Valerion memecah sisa ketegangan di dalam kamar utama. Pangeran muda itu melangkah masuk bersama Lady Calyspho, tepat ketika Kaelan baru saja menyandarkan punggungnya di kepala ranjang. Melihat kedatangan mereka, Jenderal Zepriyn segera mundur selangkah. Pria bertubuh raksasa itu langsung berlutut dengan satu kaki, meletakkan kepalan tangan kanannya di dada kiri dengan gerakan mantap. "Keselamatan Anda adalah napas bagi seluruh pasukan Ocean, Yang Mulia," ucap Zepriyn dengan suara berat yang penuh kelegaan. Kaelan mengangguk pelan, menerima penghormatan itu. "Berdirilah, Zepriyn. Maaf membuat kalian kerepotan." Lady Calyspho menghela napas lega, tersenyum menatap Roselina sebelum menoleh pada Kaelan. "Istana nyaris runtuh jika Anda tertidur lebih lama lagi, Yang Mulia. Anda harus berterimakasih pada Penasihat Diplomatik Anda." "Calyspho benar," sahut Valerion dengan nada serius, berjalan mendekati sisi
Read more