Di balik kaca besar yang menghadap jalan raya, Aruna duduk di kursi tinggi dengan tablet di tangannya. Jemarinya menggulir layar dengan sedikit panik, membaca dokumen itinerary yang baru saja dikirimkan oleh tim Heartline melalui Kelly.Hari ini ia sedang berada di studio wardrobe Heartline untuk sesi fitting baju yang akan digunakan dalam photoshoot kampanye Heartline. Ruangan itu terang dan cukup luas, dengan rak-rak pakaian yang berdiri rapi di sepanjang dinding. Gaun, sepatu, tas, hingga berbagai aksesori kecil sudah disusun berdasarkan konsep yang telah disiapkan oleh tim styling.Di sisi lain ruangan, Kelly sibuk mondar-mandir sambil berbicara di telepon.“Tidak bisa, jadwal itu kita mundurkan saja minggu depan,” katanya cepat. “Ya, karena kampanye Heartline ini harus diprioritaskan.”Sesekali ia membuka tablet lain untuk mengecek agenda, lalu kembali melakukan panggilan berikutnya. Beberapa pekerjaan Aruna yang masih bisa diundur langsung dipindahkan ke minggu depan.Sementara
Read more