Ujung sepatu bot Leo menapaki teras kayu rumah Maya. Aroma melati yang tidak biasa tercium dari sela-sela pintu depan yang sedikit terbuka.Maya melangkah lebih dulu, mendorong pintu kayu itu tanpa suara. Janda kembang tersebut menunjuk ke arah ruang tamu dengan gerakan matanya.Seorang wanita duduk bersandar kaku di atas sofa rotan usang. Ia mengenakan daster batik luntur yang jelas bukan miliknya, tampak sangat kebesaran menutupi lekuk tubuhnya.Topi anyaman bambu lebar tergeletak di samping tas kulit buaya berwarna hitam mengkilap."Tuan Dokter sudah tiba, Nyonya," sapa Maya formal.Wanita misterius itu menoleh pelan. Kacamata hitam besar menutupi separuh wajahnya, menyembunyikan ekspresi matanya dari pengawasan."Kunci pintu depan dan tutup semua jendela," perintah wanita itu dengan nada suara yang terbiasa memberi instruksi pada bawahan.Leo menyilangkan tangannya di depan dada, bersandar santai pada kusen pintu kayu."Maya, tinggalkan kami berdua," instruksi Leo datar.Maya menu
Last Updated : 2026-05-27 Read more