Kain terpal hijau penyekat tenda P3K bergeser terbuka. Leo melangkah masuk mendahului kedua asisten medisnya.Udara di dalam tenda darurat itu terasa hangat dan berbau alkohol medis. Sebuah ranjang lipat besi diletakkan memanjang di bagian tengah ruangan.Kania menutup tirai terpal itu kembali dan mengikat talinya rapat-rapat. Bidan Ayu berdiri membelakangi pintu masuk, tangannya bertumpu pada meja peralatan medis."Duduklah di ranjang, Tuan Leo," instruksi Kania membuka kotak bedah minornya. "Aku akan membersihkan serpihan kaca di telapak tanganmu."Leo duduk santai di tepi ranjang besi. Matanya menatap tajam gerak-gerik kedua wanita di depannya.Gadis desa itu berjongkok di antara kedua kaki Leo. Tangan Kania dengan cekatan meneteskan cairan antiseptik ke atas luka sayatan."Gerakan tanganmu sudah mulai presisi, Kania," puji Leo datar.Ayu berbalik dari meja perlengkapan. Wanita berhijab itu memegang sebuah botol salep pendingin otot."Aku akan membantu merelaksasikan lengan kananmu
Last Updated : 2026-05-23 Read more