Setelah Damien masuk ke ruang kerja-nya, Melody turun ke bawah. Ia langsung ke dapur dan mengenakan celemek.Hal pertama yang ia lakukan adalah memeriksa stok makanan. Lalu, mengeluarkan sayuran dan steak beku yang tersedia dari freezer.Damien jarang berada di penthouse, itu sebabnya persediaan bahan makanan sangat terbatas. Biasanya staf Damien hanya memastikan ada lauk yang siap disantap, tinggal dipanaskan.Setelahnya, Melody menata meja makan. Ia mendengar teleponnya berbunyi, lalu menghentikan kegiatan untuk mengecek.“Mel sayang? Kamu di mana?” Suara lembut Mama Nada terdengar melalui speaker ponsel.“Kami sudah pindah ke penthouse, Ma,” jawab Melody.“Oh, seperti rencana? Dengan orang tua dan adik Damien?”“Iya.”“Kalau begitu, boleh mama papa mampir untuk makan siang bersama?”“Tentu, Ma.” Melody segera mengangguk dan menyeringai. “Tetapi, aku cuma punya makanan beku.”“Ya sudah. Mama masakin dulu, ya.”“Oke, Ma. Terima kasih.”Melody lalu mengetik pesan pada Damien, mengatak
Read more