Sampai di rumah sakit, Damien sudah berada di sana. Ia sedang duduk di sisi ranjang hidrolik dan bercakap-cakap dengan Kakek Aiden dan Nenek Ema.Begitu melihat Melody dan Karina datang, Damien segera berdiri menyambut istri dan mamanya."Mel, Mama," sapa Damien dengan nada lega yang tidak bisa disembunyikannya. Ia segera melangkah mendekat, mengecup kening Melody singkat sebelum beralih menyalami dan mencium tangan Karina."Bagaimana keadaan Kakek, Dam?" tanya Karina, langsung berjalan menuju sisi ranjang dengan raut wajah cemas yang kentara.Kakek Aiden, yang tampak sedikit pucat namun tetap mempertahankan binar di matanya, terkekeh pelan. "Sudah lebih baik, Karin. Terima kasih, ya.”Melody mendekati sisi lain ranjang, tersenyum hangat melihat interaksi kedua tetua itu. "Sebentar lagi pulang ke paviliun ya, Kek. Banyak yang mendoakan Kakek.”Aiden mengangguk-angguk mendengar ucapan Melody.Damien kembali berdiri di samping Melody, secara alami melingkarkan satu lengannya di pinggang
อ่านเพิ่มเติม