“Ada yang ingin kubicarakan sama kamu, Yang.”Dea bergelayut manja di lengan Rayden sesaat setelah suaminya itu tiba dari Belgia tengah malam ini.Sebenarnya, Rayden sangat lelah. Namun melihat sambutan hangat dari istrinya, rasa letih itu seakan menguap, berganti dengan semangat yang membara. Lagi pula, mereka sudah lebih dari seminggu tidak bertemu.“Ya sudah, ayo kita ke dalam,” ajak Rayden.Begitu sampai di kamar, Rayden langsung menggendong Dea menuju kamar mandi yang luas. Tanpa sempat berganti pakaian, ia mengajak istrinya menceburkan diri ke dalam jacuzzi.Di tengah uap air hangat dan suasana intim itu, Rayden mengusap wajah Dea dengan lembut, penuh kasih.“Ada apa sebenarnya? Sepertinya darurat sekali,” bisik Rayden sambil mengendus aroma manis di tengkuk sang istri.Dea terkikik geli, ia membiarkan pria itu menjilati lehernya sampai beberapa saat. Setelah Rayden melucuti pakaiannya sendiri, barulah ia meraih te
Read more