Sejak pukul empat sore, kediaman Rayden mulai dipadati oleh tamu-tamu penting. Ada Marlin—adik ipar kakeknya Rayden, serta kedua anak kembarnya, Mahendra dan Maharani, bersama anak cucu mereka masing-masing. Tak lama berselang, turunlah Antariksa—anak pertama Mahendra dan istrinya, Dildara—yang tak lain adalah sepupu Rayden, datang bersama Anggita, istrinya Anta. Beberapa anggota keluarga inti lainnya pun turut hadir, menambah atmosfer persaingan yang terselubung di balik kemewahan itu. Di ruang tamu, Rayden dan Dea menyambut keluarga besar mereka formalitas. Pasangan ini sebenarnya tak terlalu tertarik dengan pertemuan keluarga semacam ini. Tapi sekarang, mereka memiliki tujuan penting; yaitu kabar penting yang akan segera mereka umumkan, tak lama lagi. Setelah menyapa beberapa tetua, Rayden dan Dea disapa oleh Antariksa dan Anggita. “Hai, Bro!” sapa antar
Read more