Kael menggiring Althea dengan gerakan yang sangat terukur, memutar arah menuju lift yang mengarah ke parkir bawah tanah. Selama perjalanan singkat itu, Kael terus memastikan posisi tubuhnya berada di antara Althea dan pintu keluar utama, seolah ia adalah perisai hidup yang tidak akan membiarkan bahaya sekecil apa pun menyentuh wanitanya. Althea bisa merasakan aura ketegangan yang memancar dari Kael, namun pria itu tetap menjaga ekspresi wajahnya agar terlihat tenang di depan publik. Sesekali, Kael memberikan senyum tipis kepada staf klinik yang berpapasan dengan mereka, menyembunyikan kenyataan bahwa sebenarnya mereka sedang berada dalam kondisi siaga satu. Begitu pintu lift tertutup, Kael langsung mengembuskan napas panjang, namun tangannya masih tidak lepas dari punggung Althea, memberikan tekanan lembut yang menyalurkan kekuatan. "Kita hampir sampai di mobil," bisik Kael, suaranya rendah dan menenangkan. Saat pintu lift terbuka di lantai parkir bawah tanah, Bayu sudah b
Read more