"Gelnya memang sedikit dingin, Tuan Kael, ini agar gelombang suaranya tertangkap jelas," jelas Dokter Maya cepat seolah paham arti tatapan dingin sang CEO. Dokter Maya mulai menggerakkan stik pemindai di atas perut Althea. Layar monitor besar beresolusi tinggi di samping tempat tidur yang semula gelap seketika menyala, menampilkan citra bergerak berwarna keemasan yang sangat jelas dan detail. Althea menahan napasnya, matanya terpaku pada layar monitor. "Kael... lihat." Kael ikut mendongakkan kepala. Pria yang selalu beraut dingin itu seketika terpaku sepenuhnya. Pandangan matanya mengunci layar monitor tanpa berkedip sedikit pun. Di atas layar 4D, tampak sosok calon bayi yang sudah terbentuk utuh. Jemari tangan kecilnya terlihat bergerak-gerak di dekat pipi, sementara kakinya sesekali menendang pelan. Fitur wajah sang calon buah hati terlihat sangat jelas lewat teknologi pemindaian tingkat tinggi tersebut. "Nah, ini dia calon jagoan kecil Dirgantara," ujar Dokter Maya sera
Read more