Dua jam setelah ancaman dari sindikat kriminal internasional itu, aku dan Gala masih berada di ruang keluarga apartemen kami. Toni masuk ke dalam ruangan dengan langkah cepat. Dia membawa sebuah komputer jinjing berwarna perak. Toni meletakkan komputer itu di atas meja kaca tepat di depan kami. "Tim teknologi informasi kita berhasil melacak lokasi sinyal panggilan suara tersebut, Pak Gala," lapor Toni secara langsung. Layar komputer itu menampilkan sebuah peta digital. Titik merah berkedip di atas gambar lautan. "Di mana lokasi pasti mereka, Toni?" tanya Gala. Nada suara suamiku sangat dingin dan mematikan. "Sinyal itu berasal dari sebuah kapal kargo besar yang sedang berlabuh di perairan internasional, tepat di perbatasan Selat Malaka," jelas Toni sambil menunjuk titik merah di layar. "Kapal itu disamarkan sebagai kapal pengangkut barang komersial. Namun, pemindaian satelit kita menunjukkan bahwa kapal itu memiliki senjata militer dan alat komunikasi tingkat tinggi. Kapal itu a
Read more