Malam sudah benar-benar larut, tetapi ketiganya masih belum tidur.Api perapian di sudut kamar mulai meredup perlahan, meninggalkan cahaya jingga samar yang menari di dinding ruangan.Beberapa botol anggur hangat bahkan sudah hampir habis mereka minum demi menjaga mata tetap terbuka.Mereka berjaga.Berjaga kalau-kalau ada sesuatu yang buruk benar-benar sedang terjadi di balik semua kejanggalan ini.“Yang Mulia, tentang sihir kuno itu…” Varian kembali membuka suara hati-hati.Namun Kael langsung mengangkat tangan, menyuruhnya berhenti.“Sudahlah, Varian,” keluhnya sambil memijat pelipis. “Kepalaku sudah cukup pusing.”Ia menyandarkan tubuhnya lelah ke sofa.“Kemarin aku dipaksa menghadapi pembicaraan soal pernikahan politik,” lanjutnya pelan. “Dan sekarang muncul masalah tentang Duke Rowan yang seolah ada dua orang.”Varian dan Gustav langsung saling pandang sesaat.Bahkan sampai sekarang—mereka sendiri masih sulit mempercayai kemungkinan itu.“Tenangkan diri Anda, Yang Mulia,” ujar
Last Updated : 2026-05-15 Read more