“Ooh, kanan lagi.” Pekik Talia tertahan, menatap bagian tubuhnya. Geli banget dengan Gerakan itu hewan.Namun, Hady hanya mengangguk dan terus meraba, mencari itu si hewan yang sudah lancang.“Mana? Gak ada.” Hady bersuara setengah berbisik.Dengan kurang ajarnya. Hewan itu berpindah lagi, membuat Talua merem melek, geli juga nikmat, bercampur menjadi satu, juga jengkel pada reptile itu, ditambah lagi ni orang, malah keenakan, mencari kesempatan dalam kesempitan.“Ih, bukan,” Talia tampak jengkel.Tangan Hady yang lambat laun, membuat Talia geregetan. Hingga menuntun tangan kekar itu ke tempat yang dia maksudkan. Pada akhirnya jari Hady menjepit sesuatu. Yang rasanya kenyal dan lembut, tapa Talia langsung menepuk tangan Hady.“Aduuuh, bukan itu,” pekiknya lagi.“Sorry, sorry.” Hady menarik lengannya, lalu berpindah lagi.Dan setelah bebrapa saat mengubek-ubek, pada akhirnya dapat juga itu hewan yang gak punya sopan santun juga adab, dipegang buntutnya oleh Hady. Talia merasa lega, tap
Last Updated : 2026-05-27 Read more