Dewi menatap layar ponselnya beberapa detik.Belasan panggilan itu seperti mengetuk satu per satu sisi hatinya yang selama ini terlalu keras menyangkal sesuatu.Arkan mencarinya.Fakta itu membuat dada Dewi seketika terasa sesak. Pria yang diam-diam memperhatikannya itu, nyatanya adalah pria yang akan dia tinggalkan demi biaya operasi Nara.Dewi menghembuskan napasnya berat.Suara gemericik air dari kamar mandi membuat Dewi semakin larut dalam lamunannya. Jarinya saling meremas di atas pangkuan. Apa Dewi sanggup meninggalkan Arkan … demi Nara?Tak mampu berpikir jernih, Dewi lalu beranjak menuju kamar. Dia meletakkan tasnya di atas meja, lalu menemukan ponselnya berdering di dalam tas.Panggilan masuk dari Mbak Ayu. Setengah panik, Dewi menerima panggilan itu.“Halo, Mbak?”“Mbak Dewi, ini saya mau lapor. Hari ini kata Dokter respon Nara lebih membaik dari kemarin, Mbak. Dia diminta … itu Mbak, meremas tangan dokter, gerakin jari kaki, kedipin mata, seperti itu lho Mbak. Katanya un
Last Updated : 2026-05-21 Read more