Pagi itu, Gedung Ananta Group dibalut ketegangan yang pekat. Ratusan kamera awak media berkilat di sepanjang tangga lobby utama, memburu setiap petinggi perusahaan dan pemegang saham yang melangkah masuk. Rumor mengenai kekosongan kepemimpinan, krisis ahli waris, hingga nasib saham Ananta Group yang bergejolak pasca-meninggalnya Tuan Ananta menjadi bahan spekulasi panas di seluruh media nasional.Dua unit mobil hitam berhenti tepat di depan pintu lobby gedung Ananta Group. Hans melangkah keluar lebih dulu, memberi sinyal pada sepuluh pengawal berseragam hitam untuk memasang barikade rapat.Pintu belakang terbuka. Aku melangkah keluar dengan gaun hamil formal berwarna hitam pekat, dipadukan dengan blazer terstruktur yang memberikan kesan tegas. Rambutku disanggul rapi tanpa perhiasan mencolok, hanya menyisakan cincin blue sapphire di jari manisku. Di usia kandunganku yang memasuki lima bulan ini, langkahku semakin berat. Aku berjalan perlahan dengan dagu terangkat, aku tidak boleh terl
Read more