Dua hari, aku hanya berkutat di ruang rawat Mas Bara. Tidur di sofa membuat badanku terasa pegal. Untung saja cek kandungan kemarin membuatku lega. Bayinya sehat, semuanya normal, perkiraan melahirkan sekitar tiga hingga 4 bulan lagi. Mas Bara masih terbaring tenang, ditemani irama konstan dari monitor jantung. Setelah membersihkan tubuh suamiku dan memastikan seluruh kebutuhan medisnya terpenuhi, aku menduduki kursi kerja kecil di samping meja tamu.Aku membuka buku agenda milikku berisi catatan pribadi, tempat aku memetakan seluruh langkah strategis sejak memegang kendali penuh atas Ananta Group dan keluarga ini.Jemariku merayapi baris demi baris daftar yang terukir di atas kertas.Pengambilalihan kendali RUPS Ananta Group, pembekuan aset Yudhistira & Nyonya Rika, akuisisi saham mayoritas Rumah Sakit Medika Utama, pemecatan & pencabutan izin praktik dr. Aditya, penataan Internal Keluarga yang di bawahnya tercantum nama Ibu Diana dengan kesehatannya, Yumna & Dwi Ankara, pembagian w
Read more