Satu minggu telah berlalu sejak insiden penahanan di wilayah barat, dan hari ini seluruh perhatian dewan bangsawan tertuju pada persidangan tertutup yang akan menentukan nasib dinasti Grosvenor.Duke Arthur berdiri tegak di tengah ruangan berpanel kayu ek, mengenakan setelan formal hitam yang mencerminkan wibawa mutlaknya, sementara kursi di faksi Selene tampak kosong, hanya diwakili oleh tim pengacara keluarga Vane yang berwajah pucat.Hakim agung yang mengenakan jubah hitam tebal dan rambut palsu putih khas pengadilan Inggris melongok dari balik meja tingginya, menatap Arthur dengan pandangan menyelidik."Duke Grosvenor," suara hakim agung itu bergaung berwibawa, memecah ketegangan."Sebelum saya membaca draf pembatalan ini secara final, saya perlu meyakinkan sekali lagi. Apakah benar Anda, selaku pemegang gelar tertinggi Grosvenor, akan tetap bercerai dengan Duchess Selene Vane malam ini tanpa ada jalur mediasi?"Arthur mengangguk mantap, tidak ada keraguan sedikit pun di wajah teg
Read More