Dalam Dekapan Panas Tuan Duke

Dalam Dekapan Panas Tuan Duke

last updateLast Updated : 2026-05-19
By:  Salwa MaulidyaUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
2 ratings. 2 reviews
106Chapters
3.0Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Terjepit utang nyawa demi operasi ibunya, Helena terpaksa menukar kehormatannya dengan koin emas dari sang Duke yang haus belaian. Di balik kemegahan kastil, Arthur yang dingin dan diabaikan istrinya menuntut Helena bukan sekadar menjadi pelayan, melainkan pemuas gairah di ranjang rahasianya. Satu tanda tangan pada kontrak gelap itu menjerat Helena dalam pusaran syahwat dan pengkhianatan yang tak memiliki jalan pulang.

View More

Chapter 1

Bab 1: Pelayan itu Tampak Seksi

“Selamat pagi, Tuan Duke. Saya Helena, pelayan baru di kastil ini dan atas perintah Duchess, saya diminta untuk memenuhi semua keperluan Tuan.”

Suara Helena terdengar sedikit bergetar, namun ia berusaha menjaga punggungnya tetap tegak di tengah aula utama yang megah dan mencekam.

Di hadapannya, Duke Arthur Grosvenor berdiri dengan keangkuhan yang meluap-luap.

Pria itu bahkan tampak tidak mengenakan jubah kebesarannya, hanya kemeja putih dengan kancing atas terbuka yang memperlihatkan gurat kemarahan yang belum padam di wajahnya yang rupawan.

Helena bisa merasakan tatapan mata elang Arthur memindai seluruh sosoknya, mulai dari ujung sepatu hitamnya yang bersih hingga seragam pelayan yang terasa sedikit terlalu ketat di bagian dada. Ia merasa seperti mangsa di bawah pengawasan predator.

Arthur mendengus, lalu sebuah tawa sinis yang membuat bulu kuduk Helena meremang.

“Memenuhi semua keperluanku?” Arthur melangkah maju untuk memangkas jarak di antara mereka hingga Helena bisa mencium aroma wiski dan tembakau mahal yang menguar dari tubuh sang Duke.

“Selene rupanya sudah benar-benar kehilangan akal sehatnya. Dia ingin lepas tangan dari tanggung jawabnya sebagai istri, hingga urusan pribadiku pun kini dilimpahkan ke tangan seorang pelayan,” desis Arthur dengan nada yang penuh luka sekaligus amarah yang tertahan.

Mendengar ucapan tersebut, Helena langsung mengerjap, dan kepalanya sedikit miring karena bingung.

“Tanggung jawab ... istri, Tuan? Saya tidak mengerti. Duchess hanya memberi instruksi agar saya memastikan Anda tidak kekurangan apa pun selama beliau berada di kantor gubernur.”

Wajah Arthur sontak mengeras, dan rahangnya mengetat hingga otot-otot di lehernya menonjol.

“Kau tidak perlu mengerti urusan ranjang yang dingin di rumah ini, Gadis Kecil. Yang perlu kau tahu adalah aku tidak butuh pelayan tambahan. Aku tidak butuh mata-mata yang dikirim istriku untuk mengawasi kegiatanku di sini.”

Arthur berbalik badan, hendak melangkah pergi meninggalkan Helena yang terpaku. “Keluar dari sini. Aku akan menyuruh kusir mengantarmu kembali ke desa.”

Jantung Helena langsung mencelos mendengar penolakan sang Duke yang tampaknya tak membutuhkannya di sana.

“Tolong, Tuan Duke! Jangan!”

Kalimat itu meluncur begitu saja dari bibir Helena. Ia pun mengambil langkah berani dengan mendekat, lalu tangannya hampir menyentuh lengan kemeja Arthur sebelum ia menariknya kembali karena sadar akan posisinya.

Napas Helena memburu karena rasa panik mulai menguasai dadanya.

“Saya mohon, jangan usir saya. Saya sangat membutuhkan pekerjaan ini,” pinta Helena dengan suara yang nyaris berbisik namun penuh kesungguhan.

Bayangan wajah adik-adiknya yang kelaparan di rumah, tumpukan utang ayahnya, dan ibunya yang sakit jantung akut, melintas di benaknya, hingga memberinya keberanian yang nekat.

“Saya akan melakukan apa saja. Apa pun yang Anda perintahkan. Saya tidak akan mengeluh, saya tidak akan membantah. Tolong, biarkan saya tinggal dan melayani Anda.”

Arthur menghentikan langkahnya. Lalu berbalik perlahan dan menatap Helena dengan sorot mata yang kini berubah, bukan lagi kemarahan murni, melainkan sebuah ketertarikan gelap yang berbahaya.

Ia memperhatikan bagaimana Helena menggigit bibir bawahnya, tengah menanti putusan dengan mata cokelat yang berkaca-kaca.

“Apa saja?” tanya Arthur dengan suara rendah yang serak.

Kemudian melangkah kembali mendekati Helena, dan kali ini begitu dekat hingga ujung sepatu mereka bersentuhan.

“Kau sadar apa yang kau tawarkan, Helena? Di kastil yang sepi ini, di mana istriku lebih memilih dokumen negara daripada suaminya sendiri, kata ‘apa saja’ memiliki arti yang sangat luas.”

Helena menelan ludahnya karena kerongkongannya terasa kering. Ia bisa merasakan hawa panas yang memancar dari tubuh Arthur.

Meskipun hatinya berteriak bahwa ini adalah jebakan, logika kemiskinannya memaksa Helena untuk tetap teguh.

“Saya tahu, Tuan,” sahut Helena pelan namun mantap. “Saya tidak punya alasan untuk menolak penguasa di mansion ini, selama saya bisa bekerja.”

Sebuah seringai gelap muncul di sudut bibir Arthur. Ia lalu meraih sehelai rambut Helena yang jatuh ke bahu, memilinnya dengan jari-jari kasarnya yang hangat.

Tekanan di antara mereka meledak seketika, menciptakan atmosfer yang jauh lebih menyesakkan daripada udara musim gugur di luar sana.

“Selene pikir dia bisa menggantikan kehadirannya dengan gadis sepertimu untuk menguji kesabaranku,” gumam Arthur dengan tatapan matanya kini terpaku pada bibir Helena.

“Masuklah,” perintah Arthur dengan nada yang penuh ancaman sekaligus damba yang tak terselubung. “Dan tutup pintunya, Helena. Kita akan lihat sejauh mana kau bisa bertahan melayaniku.”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

𝑰𝒄𝒉𝒂 𝑸𝒂𝒛𝒂
𝑰𝒄𝒉𝒂 𝑸𝒂𝒛𝒂
Novel nya bagus banget, cerita nya seru, nggak ngebosenin, bikin candu malah. gas kuy baca, di jamin canduuuu...
2026-04-16 18:56:25
0
0
Na_Vya
Na_Vya
𝑵𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒊𝒏 𝑫𝒖𝒌𝒆 𝑨𝒓𝒕𝒉𝒖𝒓 𝒃𝒖𝒄𝒊𝒏 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑯𝒆𝒍𝒆𝒏𝒂ꈍ◡ꈍ
2026-04-14 16:33:39
0
0
106 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status